KBEONLINE.ID KARAWANG – Keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang bagi Endar, seorang musisi asal Karawang, untuk mengejar mimpinya di dunia musik. Meski terlahir dengan kondisi tunanetra, pria ini mampu menguasai berbagai alat musik, mulai dari gitar, biola, trompet, hingga drum secara otodidak. Keahlian yang dimilikinya merupakan hasil dari kegigihan serta kepekaan insting yang kuat terhadap nada sejak ia berusia 15 tahun.
Ketertarikan Endar terhadap dunia musik bermula saat ia masih kecil dan mendapatkan mainan alat musik dari orang tuanya.
“Semenjak sudah dewasa, belajarlah main band. Ada yang ajak main band, ‘Kamu bisa nggak main keyboard?’ Kayak dicoba, coba, coba, coba. Akhirnya ya punya band dulu,” ujar Endar, Minggu (28/6).
Baca Juga:Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Ratusan Kicau Mania Padati Kampung Budaya Karawang Ikuti Kapolres Cup 2026Jelang Pilkades Serentak, Camat Serang Baru Ingatkan Panitia Pilkades Menjaga Integritas
Dalam perjalanannya, Endar mengaku tidak pernah menempuh pendidikan musik formal maupun kursus privat. Kemampuannya yang sering disebut memiliki perfect pitch atau kepekaan nada yang sempurna, murni ia asah sendiri melalui interaksi dengan para pemusik di sekitarnya.
“Endar, enggak kayak orang lain sekolah SLB gitu, sekolah luar biasa, ya? Kalau, Endar, enggak. Sekolahnya dari alam, gitu, dari teman-teman,” tambahnya.
Meski tidak berasal dari keluarga pemusik, Endar membuktikan bahwa talenta bisa dikembangkan melalui rasa dan ketekunan. Pengalamannya merambah berbagai panggung acara, seperti Bekasi menjadi bukti bahwa karya seorang musisi disabilitas mampu diterima dengan baik oleh masyarakat luas.
Dunia musik bagi Endar bukan sekadar hobi, melainkan sumber penghidupan bagi keluarganya.
“Yang jadi semangat hidup, ya. Apa, Kak, istri? Betul. Yang jadi semangat itu ada job dari yang punya hajat, gitu,” ungkapnya.
Saat ini, Endar aktif bergabung dengan komunitas Sadika yang bergerak di bidang literasi dan pendampingan disabilitas. Melalui komunitas ini, ia berkesempatan untuk berkolaborasi dan memberikan kontribusi nyata bagi penyandang disabilitas lainnya di Karawang.
Partisipasinya dalam berbagai program pemerintah daerah juga semakin memperluas jangkauannya sebagai musisi.Terkait apresiasi, Endar mengaku sangat bersyukur dengan kesempatan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Karawang untuk tampil dan beraktivitas. Baginya, kesempatan untuk berkarya lebih berarti dibandingkan penghargaan formal.
