Semangat Inklusivitas: Kakak-Beradik Penyandang Disabilitas Meriahkan Nobar Pemkab Karawang

Fauzan dan Fauzi
Acara tersebut semakin istimewa dengan kehadiran penampilan menyanyi dari Fauzan dan Fauzi, kakak-beradik penyandang disabilitas yang berhasil memukau para penonton dengan bakat menyanyi mereka.
0 Komentar

KBEONLINE.ID KARAWANG – Suasana kemeriahan mewarnai kegiatan nonton bareng (nobar) yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang pada Minggu, 28 Juni 2026. Acara tersebut semakin istimewa dengan kehadiran penampilan menyanyi dari Fauzan dan Fauzi, kakak-beradik penyandang disabilitas yang berhasil memukau para penonton dengan bakat menyanyi mereka.

Kehadiran Fauzan dan Fauzi dalam acara ini didampingi langsung oleh sang ibu, Sunatmi. Bagi Sunatmi, keterlibatan kedua anaknya dalam acara pemerintah merupakan momen yang sangat berarti untuk mendukung perkembangan potensi dan rasa percaya diri mereka.

“Ya, alhamdulillah. Kalau diajak gini-gini kan jadi anak saya bisa berkembang itu, ya. Ada ini. Kalau di rumah kan kadang males gitu, kalau ada gini kan ada semangatnya, gitu,” ungkap Sunatmi.

Baca Juga:Menilik Ketangguhan Endar, Musisi Disabilitas Karawang yang Berkarya Lewat RasaSemarak HUT Bhayangkara ke-80, Ratusan Kicau Mania Padati Kampung Budaya Karawang Ikuti Kapolres Cup 2026

Fauzan dan Fauzi, yang kini duduk di bangku kelas tiga SMP, diketahui memiliki minat besar dalam dunia tarik suara yang mereka pelajari secara otodidak. Meski latihan dilakukan secara fleksibel, baik di rumah maupun melalui komunitas Gapenta, semangat mereka untuk tampil di hadapan publik tetap konsisten.

Tampil di acara Pemkab Karawang kali ini merupakan pengalaman manggung keempat bagi keduanya. Meski persiapan dilakukan secara mendadak, penampilan mereka tetap mampu menyuguhkan semangat positif bagi para hadirin yang memadati lokasi nobar.

Di balik bakat menyanyi, keduanya ternyata memiliki cita-cita yang cukup ambisius di bidang teknologi informasi. Fauzan mengungkapkan ketertarikannya untuk mendalami dunia IT, khususnya menjadi seorang programmer yang mampu merancang skrip aplikasi.

Fauzan dan Fauzi mengaku merasa senang dan bangga bisa kembali tampil di acara pemerintah setelah sekian lama tidak bertemu dengan rekan-rekan mereka karena kesibukan sekolah. Keikutsertaan mereka dalam acara ini menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi mereka untuk berkarya dan berprestasi.(aufa)

0 Komentar