Boy menyebut korban dan pelaku sama-sama berprofesi sebagai pengamen anak punk. Menurutnya, perselisihan diduga dipicu rasa cemburu terhadap seorang perempuan yang dikenal di lingkungan tersebut.
“Kayaknya sama-sama pengamen. Mungkin ada masalah sedikit. Sepertinya ada motif asmara, barangkali ada rasa cemburu,” katanya.
Korban akhirnya meninggal dunia setelah sempat mendapat penanganan medis. Boy menyebut korban mengalami sekitar lima luka tusuk yang diduga akibat senjata tajam jenis pisau.
Baca Juga:Pelaku Penikaman Anak Punk di Cikarang Dibekuk PolisiPasar Murah Bhayangkara Diserbu Warga Cikarang
Di lingkungan tempat tinggalnya, perempuan yang diduga menjadi pemicu perselisihan diketahui telah mengontrak rumah sekitar delapan bulan.
Selama itu, menurut Boy, tidak pernah ada persoalan yang menonjol. “Selama di sini tidak pernah bikin masalah. Paling cekcok biasa dengan teman-temannya. Baru kali ini sampai ada korban meninggal,” tandasnya. (Iky)
