KBEONLINE.ID LOS ANGELES – Pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 mempertemukan dua tim Eropa, Portugal melawan Krosia. Laga yang berlangsung di Los Angeles ini menjadi salah satu pertandingan paling dinanti karena mempertemukan dua legenda sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo dan Luka Modrić.
Pertandingan ini juga menghadirkan cerita menarik. Kroasia merupakan mantan finalis Piala Dunia 2018 yang sukses mencatat sejarah dengan finis sebagai runner-up. Sementara itu, Portugal hingga kini masih memburu sejarah untuk menembus partai final Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Meski belum pernah tampil di final, Portugal datang dengan status sebagai salah satu kandidat kuat juara. Skuad asuhan Roberto Martinez memiliki kedalaman pemain yang lebih merata dengan kombinasi bintang senior dan talenta muda yang siap membuat perbedaan di laga hidup-mati ini.
Baca Juga:Tanpa Perlawanan Sengit Spanyol Menang Mudah 3-0 atas Austria, Oyarzabal Menggila Sudah Torehkan 4 Gol PildunBukan Jalan Provinsi Ini Jalan Desa di Subang yang Indah karena Aspalnya Mulus dan Markanya Lengkap
Di lini tengah, Portugal diprediksi mengandalkan energi muda dari Joao Neves dan Vitinha untuk membatasi ruang gerak Modric. Jika berhasil memutus aliran bola Kroasia, Bruno Fernandes akan memiliki lebih banyak ruang untuk mengirimkan umpan-umpan matang kepada Cristiano Ronaldo yang diplot sebagai ujung tombak.
Sebaliknya, Kroasia akan kembali mengandalkan pengalaman. Modric bersama Mateo Kovacic diperkirakan berusaha mengontrol tempo permainan agar Portugal tidak bisa memainkan sepak bola cepat yang menjadi kekuatan utama mereka. Di lini belakang, Josko Gvardiol akan menjadi benteng utama untuk meredam ancaman Ronaldo dan rekan-rekannya.
Secara materi pemain, Portugal memang lebih diunggulkan. Selain memiliki kualitas individu yang lebih merata, Roberto Martinez juga memiliki banyak opsi dari bangku cadangan, seperti Rafael Leao hingga Francisco Conceicao, yang dapat mengubah jalannya pertandingan kapan saja.
Namun Portugal tetap harus waspada. Pada fase grup, mereka memang belum terkalahkan, tetapi pertahanan sempat mendapat sorotan setelah menerima banyak tekanan saat menghadapi Kolombia. Sementara Kroasia menunjukkan mental yang kuat dengan bangkit dari kekalahan di laga pembuka hingga akhirnya memastikan tiket ke fase gugur.
Laga ini diprediksi berlangsung ketat. Kroasia kemungkinan akan bermain lebih sabar dan mencoba memperlambat ritme pertandingan untuk memancing kesalahan Portugal. Sebaliknya, Portugal diperkirakan akan tampil lebih agresif sejak menit awal demi menghindari pertandingan berjalan hingga babak tambahan.
