KBEONLINE.ID – Pertandingan bertajuk Derby Iberia antara Portugal dan Spanyol atau Derby antar tetangga pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 diprediksi berlangsung sengit. Duel yang mempertemukan dua negara tetangga di Semenanjung Iberia ini diyakini menjadi salah satu pertandingan paling berkualitas di fase gugur karena kedua tim sama-sama tampil konsisten sejak fase grup.
Portugal datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah sukses menyingkirkan Kroasia pada babak 32 besar. Kemenangan tersebut bukan hanya mengantarkan Selecao ke babak 16 besar, tetapi juga menjadi catatan bersejarah karena untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 1966 mereka mampu memenangkan pertandingan fase gugur setelah sempat tertinggal lebih dahulu.
Meski demikian, skuad asuhan Roberto Martinez masih dibayangi catatan kurang memuaskan di turnamen besar. Portugal selalu gagal melangkah jauh setelah tersingkir pada babak 16 besar Piala Dunia 2010, Piala Dunia 2018, dan Euro 2020. Karena itu, duel menghadapi Spanyol menjadi kesempatan emas untuk membuktikan bahwa generasi kali ini mampu memutus kutukan tersebut.
Baca Juga:Dramatis! Portugal Comeback Tumbangkan Kroasia dan Melaju ke Babak 16 Besar Siap Tantang SpanyolBabak Pertama Portugal vs Kroasia Berakhir Imbang Tanpa Gol
Di sisi lain, Spanyol datang sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026. La Roja tampil sangat konsisten sepanjang turnamen dengan keseimbangan permainan antara lini belakang, tengah, hingga depan. Disiplin dalam bertahan dipadukan dengan efektivitas saat menyerang membuat skuad Luis de la Fuente menjadi lawan yang sangat sulit dikalahkan.
Portugal diperkirakan tetap menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan Diogo Costa di bawah mistar gawang. Lini belakang dipercayakan kepada Joao Cancelo, Ruben Dias, Renato Veiga, dan Nuno Mendes. Di sektor tengah, duet Joao Neves dan Vitinha menjadi penyeimbang permainan sekaligus bertugas memutus distribusi bola Spanyol sebelum diteruskan kepada Bruno Fernandes yang beroperasi sebagai playmaker. Sementara di lini depan, Pedro Neto dan Rafael Leao akan menyokong Cristiano Ronaldo sebagai ujung tombak.
Sementara itu, Spanyol diprediksi menurunkan kekuatan terbaiknya. Unai Simon akan mengawal gawang dengan Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, dan Marc Cucurella di lini pertahanan. Rodri dan Pedri kembali menjadi pengatur ritme permainan, sedangkan Dani Olmo bertugas menghubungkan lini tengah dan depan. Lamine Yamal serta Alex Baena akan memberikan ancaman dari kedua sisi sayap untuk mendukung Mikel Oyarzabal sebagai striker utama.
