KBEONLINE.ID, TAMBUN SELATAN – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 4 Tambun Selatan tahun ajaran 2026/2027 dikemas dengan pendekatan ramah anak. Tak lagi sekadar mengenalkan tata tertib, sekolah mendorong peserta didik baru membangun relasi sosial sejak hari pertama dengan mengenal sedikitnya lima teman baru.
Kepala SMPN 4 Tambun Selatan, Rija Sudrajat, mengatakan MPLS tahun ini mengusung tema Sekolah Ramah Anak yang dipadukan dengan program Pagi Ceria dan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Tujuannya agar peserta didik dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah secara menyenangkan.
“Yang paling utama dalam MPLS ini adalah perkenalan dengan teman-teman di lingkungan sekolah. Minimal anak-anak mengenal lima temannya pada hari pertama. Dengan begitu mereka tidak merasa sendiri saat mulai belajar di jenjang SMP,” ujar Rija Sudrajat, Senin (13/6/26).
Baca Juga:Melemah! Harga Emas Antam Hari Ini Senin 13 Juli Turun Rp20.000 per Gram, Berapa Buybacknya?Ini Lokasi, Jadwal dan Persyaratan SIM Keliling Kota Bekasi Senin 13 Juli 2026
Selain membangun keakraban antarsiswa, peserta didik baru juga diajak mengenal seluruh lingkungan sekolah, mulai dari ruang kelas, ruang guru, perpustakaan, toilet, hingga fasilitas penunjang lainnya. Mereka juga diperkenalkan kepada seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang akan mendampingi proses belajar mengajar.
Menurut Rija, pengenalan lingkungan sekolah menjadi bagian penting agar siswa mampu beradaptasi lebih cepat dan merasa nyaman selama mengikuti kegiatan belajar.
Selama lima hari pelaksanaan MPLS, sekolah juga memberikan materi pembentukan karakter melalui penerapan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Kegiatan tersebut dipadukan dengan materi kebugaran jasmani untuk membiasakan pola hidup sehat sejak dini.
“MPLS sekarang lebih menekankan pembentukan karakter, membangun kebiasaan baik, sekaligus menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak,” katanya.
Pada tahun ajaran baru ini, SMPN 4 Tambun Selatan menerima 440 peserta didik baru yang terbagi ke dalam 11 Rombongan Belajar (Rombel). Seluruh siswa baru mengikuti MPLS sebagai bekal sebelum memasuki kegiatan belajar mengajar secara penuh.
Pihak sekolah berharap konsep MPLS ramah anak mampu membantu siswa baru beradaptasi lebih cepat, membangun rasa percaya diri, serta menciptakan iklim sekolah yang inklusif sejak hari pertama.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturohman menyampaikan pihaknya telah memberikan bimbingam tekhnis kepada para guru. Sehingga para guru bisa meningkatkan kualitas dalam memberikan pembelajaran kepada siswa siswi. MPLS diselenggarakan mulai dari tanggal 15 hingga 21 Juli 2026.
