KBEONLINE.ID, KARAWANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karawang meluncurkan program SIGAP PAGI (Aksi Gabungan Pegawai Dishub Gatur Pagi) sebagai upaya memperkuat pelayanan pengaturan lalu lintas pada jam sibuk, khususnya di kawasan sekolah yang memiliki tingkat kepadatan kendaraan tinggi, Selasa (21/7).
Melalui program tersebut, seluruh pegawai Dishub Karawang diterjunkan untuk membantu pengaturan arus lalu lintas sekaligus memberikan pelayanan penyeberangan bagi siswa-siswi di 22 sekolah yang berada di ruas jalan dengan volume kendaraan tinggi.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Muhana, mengatakan pengaturan lalu lintas pada pagi hari selama ini menjadi tugas rutin personel Bidang Pengendalian dan Operasi (Dalops). Kini, seluruh pegawai Dishub Karawang turut diterjunkan ke lapangan untuk memperkuat pelayanan pengaturan lalu lintas.
Baca Juga:Kapolres Karawang Beri Penghargaan Tiga Driver Gojek dan Personel Berprestasi Jadwal Bioskop Trans TV 21 Juli 2026 Lengkap Sinopsis, Nonton Film The Honest Thief dan The Commuter Malam Ini
“Pada dasarnya tugas pengaturan lalu lintas merupakan rutinitas harian. Namun hari ini ada yang berbeda. Jika biasanya pengaturan lalu lintas hanya dilaksanakan oleh sekitar 110 personel Dalops, kini seluruh pegawai Dishub Karawang kami kerahkan. Yang biasanya langsung bekerja di kantor, mulai hari ini kami tugaskan turun ke lapangan untuk membantu pengaturan lalu lintas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebanyak 160 pegawai yang berasal dari Sekretariat, UPTD Parkir, UPTD Terminal, UPTD Pelabuhan dan Pelayaran, serta UPTD Pengujian Kendaraan diterjunkan secara serentak ke sejumlah titik pelayanan.
“Total ada sekitar 160 pegawai yang kami tempatkan di 22 sekolah, mulai dari SD, SMP hingga SMA/SMK yang berada di ruas jalan dengan intensitas kendaraan tinggi,” tuturnya.
Muhana mengatakan bahwa pelaksanaan SIGAP PAGI merupakan bentuk kolaborasi seluruh unsur di lingkungan Dishub Karawang untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menciptakan keamanan dan keselamatan bagi pelajar saat berangkat ke sekolah.
“Selama ini sekolah-sekolah belum bisa kami bantu pengaturan lalu lintasnya karena keterbatasan personel. Alhamdulillah melalui kegiatan ini seluruh sekolah yang menjadi sasaran dapat kami layani, terutama dalam membantu penyeberangan siswa-siswi,” ungkapnya.
Ia berharap kehadiran petugas Dishub di kawasan sekolah dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan, memperlancar arus lalu lintas, sekaligus meminimalkan potensi kemacetan pada jam masuk sekolah.
