KARAWANG, KBEONLINE.ID — Pesisir utara Kabupaten Karawang kini bukan lagi sekadar wilayah pinggiran yang terpinggirkan dari riuk arus modernisasi. Melalui momentum perayaan ulang tahun ke-1 Lawasan Caraka, masyarakat pesisir utara membuktikan eksistensi, kapasitas, serta kelayakan daerah mereka untuk berdiri sejajar dengan masyarakat perkotaan. Kehadiran destinasi ini tidak hanya menghidupkan sektor kepariwisataan lokal, melainkan juga menjadi sinyal kuat kepada pemerintah daerah agar memberikan perhatian yang lebih proporsional terhadap potensi pembangunan di kawasan pesisir.
Pemilik Lawasan Caraka, Ade Wahyu, mengungkapkan bahwa perjalanan satu tahun ini dioptimalkan sebagai wadah apresiasi dan pelestarian seni budaya daerah.
“Alhamdulillah, di satu tahun ini kami memaksimalkan hasil perjalanan. Salah satunya menyelenggarakan Pasanggiri Jaipong di bulan kemarin, nah juara-juaranya kita tampilkan,” ujar Ade, Minggu (26/7).
Baca Juga:DPP PABPDSI Komit Mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Gibran di Kabupaten Bekasi Usai Viral di Medsos, Saluran Irigasi Ciranggon Jadi Magnet Wisata Baru di Cikarang Timur
Ia menegaskan bahwa seluruh unsur seni budaya lokal sengaja diakomodasi untuk tampil sejak pagi hari guna membangkitkan kebanggaan seni tradisi masyarakat sekitar.
Guna menciptakan daya tarik yang dinamis, perhelatan ini mengusung konsep penyajian gabungan antara seni tradisional dan hiburan modern.
“Unsur-unsur seni budaya yang tak terlalu jauh dari sekitaran kita, Lawasan Caraka akomodir untuk tampil. Yang memang dikemas, di-mixing dengan penampilan-penampilan lainnya agar menarik perhatian,” lanjut Ade.
Acara dimeriahkan oleh Sendratari Fashion bersama Om Bugs (Bagus Netral), grup musik The Dats Karawang, serta penampilan hiburan dari Kang Komar Preman Pensiun dan Teh Melly Sandi.
Momen istimewa tersebut juga dimanfaatkan untuk secara resmi meluncurkan lagu Jaipong terbaru bertajuk “Lawasan Caraka”.
“Kami tampilkan lagu Jaipong yang judulnya itu ‘Lawasan Caraka’, yang menggambarkan tentang Lawasan Caraka itu sendiri. Yang insyaallah itu akan kami jadikan lagu untuk lomba Pasanggiri Jaipong di tahun berikutnya,” terang Ade.
Lagu yang menceritakan teritori Karawang bagian utara ini diharapkan dapat menjadi kekayaan khazanah budaya Karawang serta menginspirasi tempat wisata lain untuk berkreasi melalui karya seni.
Baca Juga:Ditinggal Saat Hadiri Lamaran Tetangga, Gudang di Belakang Rumah Habis Dilalap Si Jago MerahPutih Sari Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kabupaten Bekasi
Meskipun berakar kuat pada tradisi Sunda Karawang, Lawasan Caraka turut menyajikan akulturasi budaya yang harmonis melalui sentuhan tradisi Jawa, selaras dengan konsep arsitektur restorannya.
