kbeonline.id – Isen Mulang FC resmi menjadi identitas baru klub promosi Super League 2026/27 yang sebelumnya dikenal sebagai Adhyaksa FC. Pergantian nama ini dilakukan setelah klub memutuskan memindahkan markas ke Kalimantan Tengah sebagai bagian dari strategi membangun identitas yang lebih dekat dengan masyarakat setempat.
Sebelumnya, nama Kalteng FC sempat disebut sebagai kandidat kuat. Namun, manajemen akhirnya memilih Isen Mulang FC, sebuah nama yang memiliki nilai historis dan filosofis bagi masyarakat Kalimantan Tengah.
Isen Mulang FC Usung Filosofi Pantang Mundur
Presiden klub, Eko Setyawan, menjelaskan bahwa nama Isen Mulang diambil dari bahasa daerah Kalimantan Tengah yang berarti “pantang mundur”. Filosofi tersebut dinilai sejalan dengan semangat klub dalam menghadapi persaingan di Super League 2026/27.
Baca Juga:Usai Tekuk Persija, Bernardo Tavares Nilai Persebaya Masih Punya Banyak PRShin Tae-yong Tetap Optimistis Meski Persija Jakarta Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
Menurutnya, penggunaan nama lokal diharapkan mampu memperkuat identitas klub sekaligus merepresentasikan Kalimantan Tengah di panggung sepak bola nasional. Dengan identitas baru ini, Isen Mulang FC diharapkan menjadi kebanggaan masyarakat setempat.
Menunggu Pengesahan dari PSSI
Manajemen memastikan proses pergantian nama telah diajukan kepada PSSI. Kini, klub tinggal menunggu pengesahan resmi yang dijadwalkan berlangsung dalam Kongres PSSI pada Agustus 2026.
Jika disetujui, Isen Mulang FC akan resmi tampil dengan identitas barunya saat mengarungi Super League 2026/27 sebagai salah satu tim promosi.
Dapat Dukungan Pemerintah Kalimantan Tengah
Perubahan identitas klub mendapat dukungan penuh dari Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran. Ia menilai nama Isen Mulang memiliki makna kuat karena mencerminkan semangat pantang menyerah yang menjadi bagian dari budaya masyarakat setempat.
Selain menjadi simbol daerah, kehadiran Isen Mulang FC juga diharapkan mampu membuka peluang lahirnya lebih banyak pesepak bola berbakat dari Kalimantan Tengah. Dengan dukungan pemerintah daerah dan masyarakat, klub optimistis dapat membangun fondasi yang kuat sekaligus bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada musim 2026/27.
