Wujud Nyata Kepedulian Pekerja Rentan, RS Primaya Karawang Salurkan CSR BPJS Ketenagakerjaan ke Pengemudi Ojol

RS Primaya Karawang Salurkan CSR BPJS Ketenagakerjaan ke Pengemudi Ojol.
Wujud Nyata Kepedulian Pekerja Rentan, RS Primaya Karawang Salurkan CSR BPJS Ketenagakerjaan ke Pengemudi Ojol. (Foto: kbeonline.id)
0 Komentar

KARAWANG, KBEONLINE.ID — Rumah Sakit (RS) Primaya Karawang menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung perlindungan tenaga kerja dengan menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada ratusan pengemudi ojek online (ojol) di wilayah Kabupaten Karawang. Penyerahan kartu kepesertaan yang dilakukan secara simbolis tersebut mencakup perlindungan komprehensif atas risiko kecelakaan kerja dan kematian.

Direktur RS Primaya Karawang, Winardi Fadilah, mengungkapkan bahwa program CSR perlindungan jaminan sosial ini telah mulai diaktifkan sejak Mei 2024 dan direncanakan berlangsung hingga akhir tahun, dengan peluang perpanjangan berkala. Pada tahap ini, pihak rumah sakit menargetkan sebanyak 200 hingga 230 lebih pengemudi ojol terlindungi secara bertahap dari total target keseluruhan yang mencapai 1.000 pekerja rentan.

Langkah strategis tersebut diselaraskan dengan Surat Edaran Bupati Karawang yang mengimbau seluruh perusahaan di wilayah setempat untuk menyisihkan dana CSR guna memberikan jaminan sosial bagi para pekerja rentan. Winardi menegaskan bahwa partisipasi ini merupakan bukti nyata peran aktif RS Primaya dalam berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan serta Pemerintah Kabupaten Karawang guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat saat bekerja.

Baca Juga:Menghadapi Era AI: Wamen Dikti Saintek Ungkap Tiga 'Resep' Utama Agar Mahasiswa Tak TergantikanUNSIKA Resmi Buka PKKMB 2026, 4.167 Mahasiswa Baru Siap Menjadi Pelopor Transformasi Berkelanjutan

“Harapannya sebenarnya tidak terjadi apa-apa, tetapi ketika risiko itu ada, kita sudah bisa memberikan perlindungan kepada mereka. Kalau pengemudi merasa nyaman bekerja, otomatis pendapatan mereka bisa meningkat dan secara tidak langsung membantu mengurangi angka kemiskinan,” ujar Winardi, Senin (27/7).

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Karawang, Cep Nandi Yunandar, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian konkret yang ditunjukkan oleh RS Primaya. Menurutnya, skema ini mengalihkan beban risiko finansial akibat musibah kerja dari pengemudi secara mandiri kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan.

“Apabila terjadi risiko kecelakaan kerja, maka beralih tanggung jawabnya ke kami BPJS Ketenagakerjaan. Biaya perawatan dan pengobatan sampai sembuh ditanggung sepenuhnya. Apabila terjadi musibah hingga meninggal dunia, ahli waris akan menerima santunan serta beasiswa pendidikan untuk dua orang anak mulai dari jenjang TK hingga perguruan tinggi,” tegas Cep Nandi.

Mengenai akses layanan medis, Cep Nandi menjelaskan bahwa para pengemudi ojol yang mengalami kecelakaan kerja di jalan raya dapat langsung mendatangi RS Primaya atau fasilitas kesehatan terdekat jika dalam kondisi darurat. Proses identifikasi peserta pun dipermudah hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang telah terintegrasi dengan sistem basis data BPJS Ketenagakerjaan.

0 Komentar