KBEonline.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang terus mematangkan langkah penerapan tata kelola ASN berbasis merit system.
Melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Pemkab Karawang berkolaborasi dengan Pusat Penilaian Kompetensi (Puspenkom) Kementerian Pertanian menggelar Assessment Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator.
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai Selasa (28/7/2026) hingga Jumat (31/7/2026) di Fave Hotel Karawang ini diikuti oleh 68 aparatur sipil negara (ASN). Rinciannya terdiri dari 2 orang Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dan 66 orang Pejabat Administrator.
Baca Juga:Kawasan Stadion Singaperbangsa Harus Steril, Pedagang Masuk Langsung Ditindak Satpol PPWarga Tegal Danas Sudah Habis Kesabaran, Bertahun-tahun Jalan Dipenuhi Debu Semen Mobil Molen
Kepala BKPSDM Kabupaten Karawang, Jajang Jaenudin, S.STP., M.M., menyampaikan apresiasi mendalam kepada tim Puspenkom Kementerian Pertanian atas fasilitasi dan sinergi yang terjalin. Ia menegaskan bahwa uji kompetensi ini merupakan langkah konkrit daerah dalam menjalankan regulasi pusat.
“Langkah ini merupakan wujud nyata implementasi PermenPAN-RB Nomor 3 Tahun 2020 tentang Manajemen Talenta ASN,” ujar Jajang.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, S.STP., M.P., yang membuka acara secara resmi, menekankan bahwa proses assessment bukan sekadar formalitas.
Kegiatan ini adalah kewajiban sekaligus pemantik motivasi bagi para pejabat untuk mengukur serta membenahi kapasitas diri.
“Hasil assessment ini adalah ‘potret diri’ Bapak/Ibu sekalian untuk melihat sejauh mana kapasitas kita dan area mana yang perlu ditingkatkan demi mewujudkan ‘The right person on the right job’. Manfaatkan momen ini dengan sungguh-sungguh, karena apa yang kita lakukan hari ini tidak akan sia-sia demi terwujudnya Karawang yang Maju,” tegas Asep Aang.
Melalui pemetaan kompetensi terukur ini, Pemerintah Kabupaten Karawang menargetkan penempatan pejabat yang akurat dan presisi sesuai keahliannya.
Hal tersebut diharapkan dapat berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik bagi seluruh masyarakat Karawang.(aufa)
