Selain kualitas desain, juri mempertimbangkan fungsionalitas, inovasi, keberlanjutan, serta relevansi solusi terhadap kebutuhan pengguna kampus.
Sebagai bagian dari rangkaian program, acara ini diawali dengan webinar pra-kompetisi dua minggu sebelum pelaksanaan Design Sprint untuk memberikan wawasan proses perancangan praktis.
Sesi webinar tersebut menghadirkan narasumber profesional, yakni Ar. Vicentius Hermawan (Director of Architecture & Partner UrbanPlus), Ar. Gregorius Agie Aditama (Director of Operations Aboday Design), serta Stanislas Dinda (Technical Marketing Manager PT NS BlueScope Lysaght Indonesia).
Baca Juga:LBH CAKRA Sebut Polda Jabar Serampangan, Kriminalisasi Aktivis demi Lindungi Pembuang LimbahAnggota BPD di Cikarang Selatan Digmbleng Sekcam Ciksel agar Netral di Pilkades
Penyelenggaraan Student Design Sprint Competition 2026 ini diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang mempertemukan mahasiswa dengan praktisi untuk memahami dinamika dunia nyata.
Ke depannya, PT NS BlueScope Lysaght Indonesia dan IAI Komwil Bekasi berkomitmen untuk terus menghadirkan program kolaboratif guna mendukung lahirnya generasi arsitek yang inovatif, adaptif, dan siap berkontribusi bagi pembangunan lingkungan binaan di masa depan.
PT NS BlueScope Lysaght Indonesia (Lysaght Indonesia) adalah perusahaan manufaktur bahan bangunan baja terkemuka.
Hadir sejak 1973, mereka memproduksi solusi atap, dinding, dan bangunan baja ringan Lysaght® menggunakan material premium seperti Colorbond® dan Zincalume®, yang umum diaplikasikan pada bangunan residensial, komersial, industrial, serta infrastruktur dan institusional.
Perusahaan ini merupakan unit bisnis dari NS BlueScope Pte Ltd, yang merupakan usaha patungan antara BlueScope Steel Australia dan Nippon Steel Jepang. Fasilitas manufaktur mereka berada di Bekasi, Surabaya, dan Medan. ***
