KBEONINE.ID – Bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana berbeda tanpa harus pergi jauh, Pasar Ranca Hiang di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, bisa menjadi pilihan menarik. Berada di kawasan Kampung Ranca Paray, Desa Pasir Tanjung, tempat ini menghadirkan konsep wisata kuliner tradisional dengan suasana tempo dulu yang terasa sederhana, sejuk, dan jauh dari kesan pusat perkotaan.
Pasar Ranca Hiang mengusung tagline “Nyawang Alam, Nyicip Rasa, Ngamule Budaya”. Konsep tersebut terlihat dari perpaduan antara kuliner tradisional, lingkungan pedesaan, serta keterlibatan masyarakat lokal sebagai pelaku UMKM. Para pedagang bahkan mengenakan pakaian tradisional sehingga suasana yang ditawarkan bukan hanya soal berburu makanan, tetapi juga pengalaman menikmati kembali atmosfer pasar zaman dulu.
Lokasinya yang berada di bawah pepohonan jati membuat kawasan pasar terasa teduh dan adem. Di sisi lain, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan hamparan persawahan yang berada tidak jauh dari area kuliner. Suasana seperti ini membuat Pasar Ranca Hiang cocok untuk masyarakat yang ingin nongkrong santai, mengajak keluarga, atau sekadar mencari tempat untuk melepas penat dari rutinitas.
Baca Juga:Pecinta Horor Wajib Tahu! Ini 15 Tempat Paling Angker dengan Mitos Melegenda di Jawa BaratBosen Dengan Suasana Kota? Desa Tambakmekar Subang Punya Sawah Hijau Gunung Kujang dan Irigasi Jernih Sekali
Jajanan Tradisional Mulai Rp5 Ribuan
Daya tarik utama Pasar Ranca Hiang tentu saja berada pada pilihan kulinernya. Pengunjung dapat menemukan berbagai makanan, jajanan pasar, hingga minuman tradisional yang mengingatkan pada hidangan sederhana yang biasa ditemukan di kawasan pedesaan.
Untuk makanan berat, tersedia Nasi Liwet Emak, karedok, gado-gado, rujak, hingga bubur ayam kuring yang harganya disebut mulai sekitar Rp6.000. Pilihan lainnya juga mencakup mie dan bakso sehingga pengunjung tidak hanya mendapatkan jajanan ringan, tetapi bisa menikmati makanan yang lebih mengenyangkan.
Sementara bagi pencinta jajanan pasar, pilihannya cukup beragam. Ada kue jalabia, serabi, klepon, cireng dengan pilihan isian keju, ayam dan sosis, pisang goreng, hingga aneka gorengan seperti mendoan dan bakwan. Pengunjung juga dapat menemukan opak, kerupuk merah tradisional, serta telur asin.
Untuk minuman, Pasar Ranca Hiang menawarkan pilihan yang tidak kalah menarik. Es buah atau es campur dapat ditemukan dengan harga sekitar Rp5.000. Ada pula es cincau, es cendol, es mambo, es kelapa muda, hingga kopi hitam atau kopi seduh bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana santai sambil menyeruput minuman hangat.
