Di saat yang sama, kami percaya rumah sakit juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, pada momentum ulang tahun ke-7 ini kami juga menghadirkan perlindungan bagi pekerja rentan di sekitar rumah sakit.”
Sebagai bagian dari program CSR, Primaya Hospital Bekasi Utara memberikan bantuan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan selama enam bulan kepada 300 pekerja rentan bukan penerima upah di wilayah Bekasi Utara.
Program ini ditujukan bagi pekerja sektor informal, seperti pedagang kaki lima, buruh harian lepas, pengemudi ojek, asisten rumah tangga, petani, dan nelayan, yang memiliki penghasilan terbatas serta belum memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Baca Juga:Anggaran Pasti Nambah, Disdikbud Karawang Perkuat Layanan PAUD dengan Program Wajib Belajar 1 Tahun Pra SekolaWarga Cikarang Siap-siap Blokir Jalan, DPRD Ultimatum Perusahaan Batching Plant Pencemar Lingkungan
Melalui program ini, para penerima manfaat diharapkan dapat bekerja dengan lebih aman dan produktif karena terlindungi dari risiko kecelakaan kerja.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bekasi Kota, Ahmad Fauzan, menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai bentuk sinergi antara dunia kesehatan dan penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Perlindungan jaminan sosial merupakan hak setiap pekerja, termasuk pekerja informal yang selama ini masih banyak belum terlindungi. Kami mengapresiasi inisiatif Primaya Hospital Bekasi Utara yang memberikan bantuan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada 300 pekerja rentan. Kolaborasi ini tidak hanya memperluas cakupan perlindungan, tetapi juga menunjukkan bahwa dunia usaha memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”
Berlandaskan semangat inovasi, keunggulan layanan, dan kepedulian terhadap masyarakat, Primaya Hospital Bekasi Utara sebagai bagian dari Primaya Hospital Group akan terus memperkuat dan memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar manfaat layanan kesehatan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, sekaligus memperkuat perannya sebagai trusted healthcare solution di Indonesia. **
