BPBD Karawang Pastikan Mata Air Binong Tetap Mengalir, Kualitas Air Disebut Sangat Baik

Mata Air Binong Tetap Mengalir di musim kemarau
BPBD Karawang Pastikan Mata Air Binong Tetap Mengalir, Kualitas Air Disebut Sangat Baik. (Karawang Bekasi Ekspres)
0 Komentar

Dari jumlah tersebut, sebanyak 258.000 liter merupakan distribusi yang dilakukan langsung oleh BPBD Kabupaten Karawang. Sementara 446.000 liter lainnya merupakan hasil kolaborasi BPBD bersama sejumlah pihak, di antaranya PDAM, BBWS, PMI, Rumah Harapan, Baznas Karawang, Kawasan KIM, Kawasan Artha Graha, Kawasan Pupuk Kujang, KIIC, Relawan Gesit, Relawan Sahabat Kemanusiaan, Relawan Karawang Peduli, Yayasan Mentari Ilmu, Yayasan Lazna Al Risad, dan Baitul Ilmi Care.

“Secara keseluruhan, distribusi air bersih sudah mencapai 704.000 liter. Ini merupakan bentuk kolaborasi bersama untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, tetap terpenuhi selama kondisi kemarau,” ungkapnya.

Berdasarkan data BPBD Karawang, penanganan darurat kekeringan tersebut mencakup lima kecamatan dan 14 desa, dengan jumlah terdampak sebanyak 5.325 kepala keluarga atau 16.129 jiwa. Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Pangkalan, Tegalwaru, Ciampel, Telukjambe Barat, dan Telukjambe Timur.

Baca Juga:Update! Katalog Promo Superindo 10-13 Agustus 2026, Ada Diskon Dada dan Paha Ayam Tanpa Tulang: Rp5.990/100grPelepasan Kontingen Pramuka ke Jambore Nasional XII, Wabup Maslani: Bawa Semangat Karawang, Tunjukkan Prestasi

Adapun desa yang terdampak meliputi Desa Mulangsari, Kertasari, Jatilaksana, Ciptasari dan Medalsari di Kecamatan Pangkalan; Desa Kutalanggeng dan Cintalanggeng di Kecamatan Tegalwaru; Desa Mulyasejati, Kutanegara dan Parungmulya di Kecamatan Ciampel; Desa Wanakerta di Kecamatan Telukjambe Barat; serta Desa Sukaluyu, Puserjaya dan Sirnabaya di Kecamatan Telukjambe Timur.

Ferry menegaskan, BPBD Kabupaten Karawang akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah yang terdampak kekeringan sekaligus memastikan pendistribusian air bersih berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kami akan terus melakukan pemantauan dan penanganan di wilayah terdampak. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga ketersediaan sumber air dan menggunakan air secara bijak selama musim kemarau,” pungkasnya. (Siska)

0 Komentar