Kabupaten Nagekeo yang berada dekat dengan pusat gempa juga mengalami dampak.
Data sementara mencatat dua rumah rusak berat, satu rumah rusak sedang, dan dua rumah rusak ringan.
Selain itu, dua fasilitas ibadah mengalami kerusakan ringan dan lima kantor pemerintahan terdampak.
Baca Juga:Katalog Promo Superindo Terbaru Hari ini 15 Agustus 2026 Spesial HUT RI, Banjir Diskon Super Hemat!Rekomendasi 8 Film Kemerdekaan Indonesia untuk Temani Long Weekend 17 Agustus
Kondisi di sejumlah wilayah Nagekeo juga masih mengalami gangguan. Arus lalu lintas dilaporkan mengalami kemacetan, sedangkan listrik masih padam.
Sementara itu, tercatat tiga orang meninggal dunia dan dua orang mengalami luka ringan.
Di Kabupaten Manggarai, enam orang meninggal dunia, satu orang mengalami luka berat, dan dua orang luka ringan.
Sedangkan di Kabupaten Manggarai Timur, lima orang meninggal dunia, satu orang mengalami luka berat, dan lima orang luka ringan.
Sementara korban luka juga dilaporkan di Kabupaten Nagekeo.
Gempa M7,7 Berpusat di Laut Dekat Mbay
BMKG juga mencatat gempa utama terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 04.58.24 WIB.
Gempa utama berpusat di laut pada koordinat 8,41 Lintang Selatan dan 121,39 Bujur Timur dengan kedalaman 15 kilometer, sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.
Guncangan kuat dirasakan selama kurang lebih satu menit di Kabupaten Nagekeo, Sikka, Manggarai Barat dan Kota Bima. Gempa juga dirasakan di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Jeneponto, Kepulauan Selayar dan Maros.
Baca Juga:Resmikan Kantor Baru Unit Intel, Dandim 0604/Karawang Buka Ruang Aspirasi untuk MasyarakatTak mau hanya menjadi sekedar objek, Anak muda dan Perempuan Ramaikan Pemilihan BPD Desa Pucung
Gempa utama sempat memicu peringatan dini tsunami. BPBD bersama unsur terkait segera mengarahkan masyarakat di wilayah pesisir untuk melakukan evakuasi menuju tempat yang lebih tinggi dan aman.
Berdasarkan hasil observasi tinggi muka laut di wilayah terdampak, tidak terdapat lagi kenaikan muka air laut signifikan yang membahayakan. BMKG menyatakan peringatan dini tsunami berakhir pada pukul 07.31.30 WIB.
Pasca gempa utama, tercatat sedikitnya empat gempa susulan dengan magnitudo antara M5,5 hingga M6,2.
Seluruh gempa susulan tersebut tidak berpotensi tsunami.
BPBD di wilayah terdampak bersama unsur TNI, Polri, pemerintah daerah dan instansi terkait terus melakukan kaji cepat, pendataan korban dan kerusakan, pemantauan kondisi masyarakat serta penanganan kebutuhan warga terdampak.
Untuk Kabupaten Manggarai, sejumlah kebutuhan mendesak telah diidentifikasi, antara lain 15 tenda pengungsi, 12 tenda posko, 20 tenda pleton, 30 ton beras, obat-obatan, 1.000 velbed, 1.000 selimut, 1.000 tikar, 500 paket peralatan dapur, 12 tandon air berkapasitas 2.200 liter, 10 unit genset 5 KVA, 10 unit handy talky dan 100 unit senter.
