Ia ingin prestasi Posyantek Cikarang Selatan menjadi pemicu bagi masyarakat dan desa-desa lainnya di Kabupaten Bekasi untuk berani menciptakan inovasi dari persoalan yang ada di lingkungan masing-masing.
“Yang terpenting adalah manfaatnya. Jangan takut berinovasi. Banyak persoalan di masyarakat yang sebenarnya bisa dicari solusinya melalui inovasi sederhana,” pungkasnya.
Keberhasilan Posyantek Cikarang Selatan diharapkan menjadi contoh bahwa inovasi dapat tumbuh dari desa dan berangkat dari persoalan sehari-hari, termasuk persoalan lingkungan dan sampah plastik. Dengan kreativitas dan pemanfaatan teknologi yang tepat, limbah pun dapat diubah menjadi sesuatu yang bernilai. (Iky)
