Tiga Pekan Jeda Dimaksimalkan, PSS Sleman Siapkan Diri Hadapi PSM

PSS Sleman
Tiga Pekan Jeda Dimaksimalkan, PSS Sleman Siapkan Diri Hadapi PSM
0 Komentar

kbeonline.id – Tiga pertandingan awal Super League 2026/27 belum menghasilkan kemenangan bagi PSS Sleman. Jeda kompetisi selama agenda FIFA Matchday pun dimanfaatkan Super Elang Jawa untuk memperkuat kebugaran, meningkatkan ritme permainan, sekaligus membenahi berbagai aspek sebelum kembali bertanding.

Pelatih PSS, Pieter Huistra, memberikan porsi latihan fisik intensif dalam dua pekan pertama. Program tersebut dirancang agar para pemain memiliki kondisi yang lebih kuat ketika kompetisi kembali bergulir.

PSS Genjot Kondisi Fisik

Huistra menyebut peningkatan kebugaran menjadi prioritas utama pada awal jeda. Menurutnya, kesiapan fisik sangat dibutuhkan mengingat PSS akan kembali menghadapi rangkaian pertandingan kompetitif.

Baca Juga:Persija Siap Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Soroti Lini PertahananPersib Bandung Siap Tempur di Bangkok, Teja Paku Alam Berharap Hasil Maksimal

“Kami menjalani dua pekan pertama dalam periode internasional. Selama itu, kami bekerja keras, terutama dari sisi fisik. Penting bagi pemain untuk berada dalam kondisi fisik yang benar-benar siap menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya,” kata Huistra.

Beban latihan yang tinggi memang dirasakan para pemain. Namun, respons skuad dinilai positif karena intensitas tersebut dibutuhkan untuk membangun kesiapan menghadapi pertandingan berikutnya.

Memasuki pekan selanjutnya, fokus PSS mulai bergeser ke aspek permainan. Tim pelatih mulai mempersiapkan strategi menghadapi calon lawan sekaligus mengembalikan detail permainan yang diperlukan saat pertandingan.

“KMenurut saya, kami masih harus meningkatkan banyak hal, bahkan di setiap aspek permainan. Kami harus memperbaiki setiap momen dalam pertandingan. Secara umum, kami masih harus mengejar ketertinggalan dan terus berkembang menjadi lebih baik,” katanya.

Game Internal Jaga Ritme Bertanding

Selain latihan rutin, PSS juga menggelar game internal dengan format 11 lawan 11. Aktivitas ini memberikan kesempatan bagi pemain untuk kembali merasakan atmosfer pertandingan sekaligus membantu tim pelatih menguji sejumlah komposisi.

Huistra menilai game internal penting karena dalam kondisi normal pemain terbiasa bertanding setiap pekan. Aktivitas tersebut menjadi cara untuk mempertahankan ritme sekaligus mengembalikan feel kompetitif.

“Kami cukup sering bermain 11 lawan 11. Hal seperti ini penting agar pemain kembali mendapatkan feel dalam pertandingan. Inilah yang perlu terus kami kerjakan,” tutur pelatih asal Belanda itu.

Baca Juga:Jelang Jadwal Padat Oktober, Persija Jakarta Panaskan Mesin di PakansariCatatan Disiplin Madura United Jadi Sorotan, Baru Tiga Kartu Kuning

Setelah dua pekan berfokus pada fisik, PSS kini mengarahkan persiapan pada pertandingan berikutnya. Super Elang Jawa dijadwalkan menjamu PSM Makassar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/10/2026), pada pekan keempat Super League 2026/27.

0 Komentar