kbeonline.id – Madura United menunjukkan kedisiplinan yang cukup baik pada awal Super League 2026/27. Hingga pekan ketiga, Laskar Sape Kerrab hanya mengoleksi tiga kartu kuning, jumlah yang sama dengan Persita Tangerang dan menjadi salah satu catatan terendah di kompetisi.
Statistik tersebut menarik perhatian karena Madura United telah melakukan 35 pelanggaran dalam tiga pertandingan. Meski cukup aktif dalam duel di lapangan, tim asuhan Jose Gomes mampu menjaga agar pelanggaran mereka tidak berujung pada banyak hukuman kartu.
Madura United Catat 35 Pelanggaran
Madura United membukukan 35 pelanggaran saat menghadapi Persijap Jepara, PSIM Yogyakarta, dan PSS Sleman. Dua pertandingan pertama berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, sedangkan laga melawan PSS digelar di Stadion Maguwoharjo.
Baca Juga:Persita Tangerang Tak Mau Kehilangan Sentuhan Selama Jeda Super LeagueMariano Peralta Soroti Beratnya Persaingan Persib di ASEAN Club Championship
Jumlah pelanggaran tersebut sama dengan catatan Arema FC dan Garudayaksa FC. Sebaliknya, Dewa United Banten FC menjadi tim dengan pelanggaran terbanyak, yakni 60 kali dari empat pertandingan.
Dari total 35 pelanggaran yang dilakukan, wasit hanya mengeluarkan tiga kartu kuning untuk pemain Madura United. Hugo Gomes mendapat kartu saat menghadapi Persijap, Ardi Idrus ketika melawan PSS, dan Ilhamsyah dalam pertandingan kontra PSIM.
Pelatih Madura United, Jose Gomes, menilai catatan tersebut sebagai hal positif. Menurutnya, menghindari akumulasi kartu penting untuk menjaga ketersediaan pemain sekaligus mengurangi beban finansial klub.
“Ini kondisi yang bagus bagi kami, karena kartu kuning juga bisa mengganggu. Kalau sudah mendapatkan berkali-kali, bisa mendapat hukuman larangan bermain. Kartu juga memberikan denda bagi kami. Ini juga menunjukkan kami cukup fair play hingga menjalani tiga pertandingan,” kata Jose Gomes.
Madura United Masuk Enam Besar Tekel Sukses
Selain disiplin dalam urusan kartu, Madura United juga memperlihatkan agresivitas dalam merebut bola. Mendonca dan rekan-rekan telah mencatatkan 57 tekel sukses dari tiga pertandingan.
Catatan tersebut menempatkan Madura United di jajaran enam besar tim dengan jumlah tekel sukses terbanyak hingga pekan ketiga Super League 2026/27.
Kombinasi antara tingginya jumlah tekel sukses dan minimnya kartu kuning menjadi gambaran positif bagi Madura United. Konsistensi menjaga keseimbangan antara agresivitas dan kedisiplinan akan menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.
