KBEONLINE.ID – Kalau selama ini tempat ngadem dan mancing identik dengan kawasan Bogor atau Puncak, ternyata wilayah selatan Kabupaten Bekasi juga punya spot yang menawarkan suasana tak kalah menenangkan. Namanya Situ Ceper, yang berada di wilayah Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Danau ini menjadi salah satu tempat sederhana yang menarik untuk didatangi karena suasananya masih asri, dipenuhi pepohonan rindang, serta memiliki hamparan tanaman teratai yang menutupi sebagian besar permukaan air.
Situ Ceper cocok bagi warga Bekasi dan sekitarnya yang ingin mencari suasana berbeda tanpa harus melakukan perjalanan terlalu jauh. Di pinggir danau terdapat warung sederhana milik warga yang bisa menjadi tempat duduk santai, ngopi, makan mi instan, hingga menikmati camilan. Aktivitas memancing juga menjadi salah satu kegiatan yang cukup sering dilakukan warga di kawasan ini.
Jalur Bekasi menuju Situ Ceper
Akses menuju Situ Ceper berada di kawasan jalur alternatif yang menghubungkan Bekasi dengan arah Bogor dan Cileungsi. Jalur ini cukup ramai karena menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat, terlebih beberapa ruasnya melewati kawasan industri seperti MM2100. Akibatnya, kendaraan besar dan truk kontainer cukup sering melintas sehingga kondisi jalan bisa padat pada jam-jam tertentu.
Baca Juga:Jangan Cuma Sedekah Uang! Ternyata 3 Amalan Sederhana Ini Ternyata Juga Bernilai SedekahDanau Indah dan Tenang Dekat Jonggol Ada Situ Rawa Gede Cocok untuk Menyendiri dan Healing
Untuk menghindari kepadatan di sekitar Pasar Setu, perjalanan menuju Situ Ceper bisa menggunakan jalur pintasan melalui kawasan Perumahan Graha Asri Residence. Dari sini perjalanan dapat dilanjutkan menembus Desa Cibening, Jaya Sampurna, hingga menuju kawasan Serang Baru. Jalur alternatif ini bisa menjadi pilihan ketika ruas utama sedang ramai.
Perjalanan menuju Situ Ceper juga membutuhkan sedikit perhatian terhadap navigasi. Dalam pengalaman perjalanan yang terekam, penggunaan Google Maps sempat membawa pengendara masuk ke kawasan permukiman warga dan jalan yang lebih sempit di belakang area danau.
Karena itu, jangan hanya mengandalkan navigasi digital tanpa memperhatikan kondisi sekitar. Beberapa akses menuju bagian belakang danau merupakan jalan lingkungan yang cukup sempit. Lebih aman mencari akses melalui pintu masuk utama atau kawasan depan warung warga sehingga perjalanan tidak berakhir di jalan yang sulit dilalui kendaraan.
