kbeonline.id – Persebaya Surabaya memilih bersikap selektif dalam perburuan pemain asing untuk Super League 2026/27. Pelatih Bernardo Tavares menegaskan klub tidak akan merekrut pemain hanya demi memenuhi kuota, melainkan berdasarkan kebutuhan taktis dan kualitas yang bisa diberikan kepada tim.
Bursa transfer yang masih terbuka membuat Persebaya memiliki sejumlah opsi. Namun, manajemen dan tim pelatih ingin memastikan setiap rekrutan benar-benar mampu meningkatkan kekuatan skuad.
Kualitas Jadi Pertimbangan Utama
Tavares menyebut Persebaya masih mungkin mendatangkan pemain baru, baik asing maupun lokal. Namun, keputusan tersebut akan diambil setelah mempertimbangkan kebutuhan tim secara menyeluruh.
Baca Juga:Persija Genjot Fisik dan Chemistry Selama TC di Thailand Jelang Super LeaguePSIM Tak Kejar Hasil di Uji Coba, Fokus Matangkan Tim untuk Super League
“Pada saat ini bursa transfer masih terbuka. Kami bisa saja menambah satu pemain asing, tidak menambah sama sekali, atau justru merekrut pemain lokal baru,” ujar Tavares.
Sesuai regulasi I.League, klub Super League dapat mendaftarkan maksimal 11 pemain asing. Sebanyak sembilan pemain boleh masuk daftar susunan pemain, sementara maksimal tujuh legiun asing dapat tampil bersamaan di lapangan.
Saat ini Persebaya telah memiliki 10 pemain asing yang tersebar di berbagai posisi. Komposisi tersebut dinilai sudah cukup kompetitif sehingga penambahan pemain harus benar-benar memiliki alasan kuat.
Pemain Lokal Tetap Jadi Bagian Penting
Tavares menilai mendatangkan pemain baru tidak otomatis membuat sebuah tim menjadi lebih kuat. Karena itu, evaluasi terhadap skuad yang ada tetap menjadi prioritas.
“Mendatangkan pemain hanya demi menggenapi kuota 11 pemain asing menurut saya tidak masuk akal, sebab kita hanya bisa memainkan tujuh pemain di lapangan,” tegasnya.
Pelatih asal Portugal itu juga menekankan pentingnya peran pemain lokal dalam membangun kekuatan Green Force. Menurutnya, pemain asing dan lokal harus memiliki komposisi yang seimbang agar tim berkembang secara optimal.
Sikap tersebut menunjukkan Persebaya lebih mengutamakan kebutuhan teknis daripada sekadar aktivitas transfer. Dengan pendekatan selektif, Bajul Ijo berharap memiliki skuad yang solid untuk bersaing sepanjang Super League 2026/27.
