kbeonline.id – Persib Bandung menutup training camp (TC) di Bali dengan hasil positif setelah menjuarai trofeo Dewata Challenge. Maung Bandung mengalahkan Bali United 3-2 melalui comeback dramatis di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (18/8/2026).
Kapten Persib, Marc Klok, menilai kemenangan tersebut menunjukkan mental juara yang masih melekat di dalam skuad, meski tim mengalami sejumlah perubahan pemain.
Mental Juara Persib Tetap Terjaga
Klok turut menyumbang gol pembuka melalui eksekusi penalti. Setelah pertandingan berjalan 2-2 hingga penghujung laga, Persib tetap berusaha mencari gol kemenangan dan akhirnya berhasil melalui sundulan Gabriel Mutombo pada masa tambahan waktu.
Baca Juga:Alexander Jeremejeff Gabung Persija, Shin Tae-yong Punya Senjata Baru di Lini DepanBorneo FC Matangkan Persiapan, Dua Laga Uji Coba Jadi Tes Terakhir
Menurut Klok, semangat untuk tidak menyerah telah menjadi bagian dari karakter Persib dalam beberapa musim terakhir.
“Saya pikir kita beberapa kali melakukan comeback musim lalu, di dua musim terakhir. Setiap musim kamu harus lihat dengan adanya pemain baru, semangat itu masih tetap ada. Saya bangga kita bisa menunjukkan ini di laga pramusim, karena kita masih butuh banyak pelajaran,” ujar Klok.
Chemistry Masih Harus Dibangun
Meski membawa pulang trofi pramusim, Klok mengakui Persib masih memiliki pekerjaan rumah. Kehadiran sejumlah pemain baru membuat proses membangun chemistry belum sepenuhnya selesai.
Beberapa pemain yang sebelumnya memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF juga baru bergabung dalam hitungan hari. Karena itu, waktu persiapan tersisa akan dimanfaatkan untuk meningkatkan komunikasi dan pemahaman antarpemain.
“ Kita masih butuh membangun banyak chemistry. Tapi semangat juang memang penting ketika kita menghadapi kesulitan di momen-momen tertentu di liga atau di ACL, kami membutuhkan semangat itu,” kata Klok.
Setelah menyelesaikan TC di Bali, Persib kembali ke Bandung untuk melanjutkan persiapan. Maung Bandung juga akan menjalani playoff AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/27 dengan menghadapi Manila Digger FC dari Filipina.
Dengan jadwal kompetisi yang semakin dekat, spirit juara dan chemistry menjadi dua aspek penting bagi Persib untuk mempertahankan daya saing di level domestik sekaligus membawa nama Indonesia di pentas Asia.
