KBEONLINE.ID – Bagi yang ingin mencoba pendakian gunung tanpa harus menghabiskan waktu terlalu lama di jalur, Gunung Luhur Sukamakmur bisa menjadi pilihan menarik di kawasan Bogor. Berada di Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, kawasan ini menawarkan pengalaman mendaki dengan waktu tempuh menuju puncak sekitar tiga hingga tiga setengah jam. Dengan jalur yang memiliki banyak titik istirahat dan sejumlah fasilitas di sepanjang perjalanan, pendakian terasa lebih ramah terutama bagi mereka yang baru ingin mencoba naik gunung.
Gunung Luhur memiliki ketinggian sekitar 1.757 meter di atas permukaan laut, dengan titik awal pendakian atau basecamp berada di sekitar 1.217 mdpl. Artinya, pendaki akan melewati perbedaan ketinggian sekitar 540 meter. Meski tidak setinggi gunung-gunung populer lainnya di Jawa Barat, pemandangan yang ditawarkan cukup menarik karena perjalanan membawa pendaki melewati perkebunan warga, hutan, kebun hortensia, hingga kawasan perbukitan terbuka.
Tiga Jam Menuju Puncak
Estimasi perjalanan dari basecamp menuju puncak berada di kisaran tiga hingga tiga setengah jam dengan tempo santai. Pendaki dapat berhenti di sejumlah pos maupun warung yang tersedia di sepanjang jalur. Sementara perjalanan turun biasanya hanya membutuhkan waktu sekitar satu setengah hingga dua jam.
Baca Juga:Hasil Bola Dunia: Manchester United Kalah 2-0 dari Hull City dan Real Madrid Menang Tipis atas EspanyolRayakan HUT ke 81 Republik Indonesia, Ratusan Pekerja EJIP Cikarang Adu Semangat di Fun Run
Durasi tersebut membuat Gunung Luhur menarik bagi pendaki yang ingin menikmati suasana gunung tanpa harus menghadapi perjalanan berjam-jam. Bagi yang memiliki waktu terbatas, pendakian tek-tok juga menjadi salah satu pilihan, sementara pendaki yang ingin menikmati sunrise dapat bermalam di area camping yang tersedia.
Jalur Pendakian Berubah-ubah
Perjalanan awal dari basecamp menuju Pintu Rimba melewati perkebunan hortikultura milik warga. Jalurnya cukup terbuka dengan medan yang relatif landai hingga menanjak secara perlahan. Setelah memasuki kawasan hutan, suasana berubah menjadi lebih rindang dengan pepohonan yang memberikan keteduhan.
Dari Pintu Rimba menuju Pos 1 dan Pos 2, trek didominasi tangga serta jalur tanah yang dihiasi akar pepohonan. Setelah itu, perjalanan menuju Pos 3 membawa pendaki melewati kawasan kebun bunga hortensia. Perubahan karakter jalur inilah yang membuat pendakian Gunung Luhur terasa tidak monoton.
