Ini 16 Cara Gen Z Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi Tanpa Kehilangan Kebahagiaan, Hidup Tetap Produktif

Generasi Z dituntut semakin cerdas mengatur keuangan di tengah meningkatnya biaya hidup dan ketidakpastian
Generasi Z dituntut semakin cerdas mengatur keuangan di tengah meningkatnya biaya hidup dan ketidakpastian ekonomi. Mengatur prioritas menjadi salah satu kunci.
0 Komentar

KBEONLINE.ID – Menjadi bagian dari Generasi Z di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan bukan perkara mudah.

Harga kebutuhan sehari-hari meningkat, persaingan pekerjaan semakin ketat, sementara keinginan untuk tetap menikmati hidup juga tidak bisa begitu saja dihilangkan.

Kondisi tersebut tercermin dalam sejumlah riset. Sun Life Indonesia dalam Financial Resilience Index 2025 mencatat hanya 49 persen responden Gen Z yang merasa aman secara finansial, lebih rendah dibandingkan milenial sebesar 61 persen dan Baby Boomer 63 persen. Sebanyak 92 persen responden juga merasakan dampak inflasi.

Baca Juga:Mau ke Pantai Sedari? Ini 16 Tips Liburan Biar Kulit Tak Gosong dan Sunburn Tak Mengganggu16 Rekomendasi HP Android Harga 2 Jutaan Terbaik dengan Kamera Jernih yang Cocok untuk Bikin Konten

Di sisi lain, persoalan Gen Z bukan hanya soal pendapatan. Penelitian yang diterbitkan Jurnal Economia pada 2026 menyebut literasi keuangan, perilaku finansial, pengendalian diri dan stres menjadi sejumlah faktor yang berkaitan dengan kesejahteraan finansial Gen Z di Indonesia.

Lantas, bagaimana caranya tetap bertahan tanpa merasa hidup hanya dihabiskan untuk bekerja dan membayar tagihan?

Berikut 16 cara gen z bertahan di tengah tekanan ekonomi tanpa kehilangan kebahagiaan dikutip dari YouTube Tirta Peng Peng Senin Sabtu, (22/8/2026).

1. Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Langkah pertama bukan harus langsung berhemat ekstrem.

Mulailah dengan memisahkan kebutuhan seperti makan, transportasi, tempat tinggal dan tagihan dari pengeluaran yang sifatnya hiburan atau keinginan.

Dengan begitu, Anda tetap bisa menikmati hidup tanpa mengorbankan kebutuhan utama.

2. Jangan Menunggu Uang Sisa untuk Menabung

Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah menabung hanya jika masih ada uang di akhir bulan.

Lebih baik tentukan nominal atau persentase tertentu sejak menerima penghasilan.

Penelitian terhadap Gen Z Indonesia menunjukkan literasi keuangan memiliki hubungan positif dengan keputusan menabung.

3. Buat Anggaran yang Realistis

Tidak perlu langsung membuat anggaran yang terlalu ketat.

Baca Juga:Daftar 12 Tips Menghadapi Haid Saat Harus Tetap Produktif Bekerja di Kantor Tanpa Terganggu NyeriLagi Ngidam Pizza? Ini Daftar 11 Tempat Beli Pizza di Jatimulya Tambun Selatan dan Bekasi Timur

Catat penghasilan kemudian bagi menjadi beberapa pos, misalnya kebutuhan wajib, tabungan, transportasi, hiburan dan kebutuhan tidak terduga.

Anggaran yang realistis justru lebih mudah dipertahankan dalam jangka panjang.

4. Kurangi Pengeluaran yang Tidak Disadari

Uang Rp20 ribu atau Rp30 ribu mungkin terlihat kecil.

Namun jika dikeluarkan berkali-kali dalam sehari, jumlahnya bisa menjadi cukup besar dalam sebulan.

0 Komentar