33 Kursi SD Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi Masih Kosong

Ilustrasi sekolah rakyat
ILUSTRASI: Sebanyak 33 kursi siswa jenjang SD masih kosong, sementara penjemputan peserta didik dijadwalkan berlangsung pada 30 Agustus 2026. (shutterstock)
0 Komentar

Sementara kuota untuk jenjang SMP dan SMA disebut telah terpenuhi. Dinas Sosial juga akan memastikan seluruh peserta yang telah ditetapkan hadir dan mengikuti MPLS.

Selain peserta dari Kabupaten Bekasi, Sekolah Rakyat juga menampung peserta didik dari Kota Bekasi sebanyak 90 orang, terdiri atas 30 siswa jenjang SD, 30 SMP, dan 30 SMA.

“Dari Kota Bekasi juga ada kuota sebanyak 90 orang, masing-masing 30 untuk SD, 30 SMP dan 30 SMA. Mereka akan bersekolah bersama dan mengikuti MPLS pada 31 Agustus,” katanya.

Baca Juga:Sulap Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi dan Sabun Cair, Tim PKM UNSIKA Edukasi Warga Desa TamansariSinopsis, Pemain dan Jadwal Tayang Drama China Terbaru The Early Spring

Nurlela menambahkan, terdapat pula peserta didik yang sebelumnya bersekolah di satuan pendidikan lain dan akan melanjutkan pendidikan melalui Sekolah Rakyat. Peserta tersebut akan menjalani proses perpindahan atau mutasi ke satuan pendidikan Sekolah Rakyat.

“Kita berharap pelaksanaan Sekolah Rakyat dapat berjalan optimal sejak hari pertama. Kehadiran program ini diharapkan memberikan kesempatan pendidikan yang lebih luas sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dari keluarga yang membutuhkan,” pungkasnya. (Iky)

0 Komentar