KBEONLINE.ID – Bagi yang sedang mencari tempat untuk menikmati masa pensiun dengan suasana tenang, jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, Kampung Tajur di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, bisa menjadi salah satu pilihan menarik. Kampung ini berada di kawasan kaki Gunung Burangrang dengan udara yang relatif sejuk, lingkungan hijau, serta suasana pedesaan yang masih kuat dengan kehidupan masyarakat Sunda. Dari kawasan ini, wisatawan juga dapat menikmati pemandangan Gunung Burangrang dan, pada kondisi cuaca tertentu, Gunung Tangkuban Perahu di kejauhan.
Daya tarik Kampung Tajur bukan hanya pemandangannya, tetapi juga suasana kehidupan masyarakatnya yang masih mempertahankan kearifan lokal. Rumah-rumah warga didominasi bentuk rumah panggung Sunda tradisional dengan tampilan yang seragam. Aktivitas seperti bertani, menggembala domba, mengumpulkan daun cengkeh, hingga berbagai kegiatan sehari-hari masyarakat pedesaan masih dapat ditemui. Bagi seseorang yang ingin menjalani masa pensiun dengan suasana sederhana dan dekat dengan alam, kondisi seperti ini tentu menawarkan pengalaman yang berbeda dibandingkan tinggal di kawasan perkotaan.
Tinggal di Rumah Panggung
Salah satu keunikan Kampung Tajur adalah keberadaan rumah-rumah panggung tradisional Sunda yang masih dipertahankan. Sebagian rumah warga juga disewakan sebagai homestay sehingga pengunjung dapat merasakan langsung kehidupan masyarakat setempat. Kisaran harga sewanya sekitar Rp250.000 hingga Rp350.000 per malam, sehingga bisa menjadi pilihan bagi keluarga yang ingin mencoba tinggal beberapa hari sebelum mempertimbangkan untuk menetap lebih lama.
Baca Juga:Diskon Blibli x BCA UMKM Rp70 Ribu dan Ternyata Vouchernya Ada Setiap Pagi HariJ.CO Bagi Promo Anniversary: Rp118 Ribu Dapat Dua Lusin Donat Saatnya Cek Langsung di Outlet Karawang
Konsep seperti ini cocok bagi calon pensiunan yang ingin mencari tempat tinggal dengan suasana alami. Tidak harus langsung membeli atau membangun rumah, seseorang bisa terlebih dahulu merasakan bagaimana kehidupan sehari-hari di Kampung Tajur. Pagi hari dapat diisi dengan berjalan kaki menikmati udara pegunungan, melihat aktivitas warga di sawah, atau sekadar duduk di teras rumah sambil menikmati pemandangan Gunung Burangrang.
Selain Kampung Tajur, perjalanan menuju kawasan ini juga menawarkan pengalaman tersendiri. Dari pusat Kota Purwakarta, perjalanan dilanjutkan menuju jalur Wanayasa–Bojong yang mulai memasuki kawasan perbukitan. Jalan yang berkelok, pepohonan yang rimbun, udara yang semakin sejuk, serta panorama pegunungan membuat perjalanan menuju Kampung Tajur terasa seperti meninggalkan suasana kota dan masuk ke kawasan pedesaan yang lebih tenang.
