Rumah Singaperbangsa sendiri hingga kini belum dapat ditentukan secara pasti berdasarkan kondisi geografis modern.
Namun, kemunculan nama Gudug-Gudug atau Udug-Udug dalam peta abad ke-17 memberikan salah satu kepingan penting untuk memahami di mana dan bagaimana pemerintahan awal Karawang pernah berlangsung.
Dari sebuah piagam kuningan hingga peta-peta tua, jejak tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan 393 tahun Karawang tidak lahir dalam ruang kosong.
Baca Juga:Kualitas Udara Karawang Masih Kategori Sedang, DLH Imbau Warga Tetap Waspada Abu VulkanikKBM di Kabupaten Bekasi Tetap Normal
Ada Singaperbangsa, ada masyarakat yang dipimpinnya, dan ada sebuah wilayah yang perlahan tumbuh menjadi Karawang seperti yang dikenal hari ini.
Menelusuri kembali jejak itu menjelang hari jadinya bukan sekadar mengulang sejarah, tetapi juga mencoba memahami dari mana perjalanan panjang Karawang bermula.
