kbeonline.id – Persebaya Surabaya harus membayar mahal kegagalan mengamankan keunggulan pada laga perdana Super League 2026/27. Sempat berada di jalur kemenangan setelah Yann Mabella mencetak gol lebih dahulu, Bajul Ijo justru harus puas membawa pulang satu poin setelah Bhayangkara Presisi Lampung FC menyamakan kedudukan pada babak kedua.
Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi serius bagi Bernardo Tavares. Pelatih asal Portugal itu menilai Persebaya seharusnya tidak hanya fokus mempertahankan keunggulan, tetapi juga tetap agresif untuk mencari gol kedua. Menurutnya, peluang untuk mengunci kemenangan sebenarnya terbuka, tetapi tim gagal memanfaatkannya hingga lawan mampu bangkit.
Pada pertandingan tersebut, Persebaya memang memiliki sejumlah kesempatan untuk menambah keunggulan. Namun, peluang tersebut tidak berujung gol hingga Bhayangkara FC berhasil mengubah jalannya pertandingan.
Baca Juga:Hasil Super League: Sempat Tertinggal, Persib Balikkan Keadaan dan Hajar PSM 3-1Hasil Super League: Java United Gagal Menang, Garudayaksa Bangkit dan Tahan 1-1
Harus Lebih Berani Mencari Gol Kedua
Bernardo Tavares mengakui hasil tersebut menjadi kekecewaan bagi timnya. Menurutnya, Persebaya seharusnya mampu menjaga clean sheet setelah lebih dahulu unggul.
Tavares menegaskan timnya harus tetap berjuang mencari gol berikutnya dan tidak terlalu cepat mengendurkan tekanan. Tambahan satu gol dinilai dapat membuat Persebaya lebih nyaman sekaligus memperbesar peluang mengamankan kemenangan.
Dampak Allano Jadi Perhatian
Gol penyeimbang Bhayangkara FC dicetak Allano yang masuk dari bangku cadangan. Kehadirannya memberikan perubahan terhadap permainan tuan rumah, terutama melalui pergerakannya di ruang kosong dan area belakang lini tengah Persebaya.
Meski menyoroti kontribusi Allano, Tavares memilih tidak memberikan penilaian terlalu jauh terhadap pemain lawan. Ia menyebut pemain tersebut bukan hanya mencetak gol, tetapi juga menciptakan sejumlah situasi berbahaya.
Pelatih berlisensi UEFA Pro itu menilai kemampuan Bhayangkara FC menyimpan pemain dengan kualitas seperti Allano di bangku cadangan menunjukkan kedalaman skuad yang mereka miliki.
Fokus Hadapi PSIM Yogyakarta
Hasil imbang membuat Persebaya mengoleksi satu poin dan berada di posisi ke-11 klasemen sementara Super League 2026/27. Namun, perjalanan kompetisi masih panjang sehingga hasil tersebut menjadi bahan pembelajaran bagi Bajul Ijo.
Selanjutnya, Persebaya akan menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (13/9/2026) malam. Laga tersebut menjadi kesempatan bagi tim Tavares untuk memperbaiki kesalahan sekaligus memburu kemenangan pertama musim ini.
