Salah Beli Bisa Fatal! Ini 14 Tips Memilih Mobil Pick Up Bekas Buat Angkut Sawit agar Tak Cepat Turun Mesin

Ilustrasi mobil pick-up.
Ilustrasi mobil pick-up bekas yang digunakan sebagai kendaraan angkut barang. Kondisi mesin, sasis, gardan dan kaki-kaki perlu diperiksa sebelum membeli untuk kebutuhan angkut sawit.
0 Komentar

Panduan pembelian pick-up bekas juga menempatkan pemeriksaan rangka atau sasis sebagai bagian utama sebelum membeli.

8. Periksa Bak dan Lantai Bak

Lihat kondisi lantai bak, dinding bak serta sambungan-sambungannya.

Jika terdapat banyak bekas pengelasan atau bagian yang sudah berubah bentuk, tanyakan penyebabnya.

Bekas perbaikan tidak otomatis berarti mobil harus ditinggalkan, tetapi calon pembeli perlu mengetahui apakah kerusakan sebelumnya berkaitan dengan beban muatan atau kecelakaan.

9. Kaki-Kaki Jangan Sampai Kendor

Test drive bukan hanya untuk merasakan mesin.

Baca Juga:Cuaca Makin Panas, Ini 14 Alasan BBM Non Subsidi Beroktan Tinggi Bisa Jadi Pilihan untuk KendaraanBikin Merinding! Ini 17 Tempat yang Katanya Angker di Jatimulya Tambun Selatan dan Bekasi Timur

Perhatikan bunyi-bunyi dari bagian kaki-kaki ketika melewati jalan yang tidak rata.

Cek kondisi ball joint, tie rod, bearing roda, shockbreaker dan komponen suspensi lainnya.

Pick-up yang digunakan membawa beban berat akan memberikan tekanan lebih besar kepada sistem suspensi. Karena itu, kaki-kaki yang sudah lemah bisa membuat biaya perbaikan datang lebih cepat.

10. Periksa Per Daun atau Suspensi Belakang

Bagian belakang kendaraan harus mendapat perhatian khusus.

Perhatikan apakah posisi bak terlihat terlalu turun, per daun tampak lemah atau terdapat perubahan bentuk pada komponen suspensi.

Jangan tergoda memasang per daun tambahan secara sembarangan hanya demi mengejar kemampuan membawa muatan lebih banyak.

Kapasitas angkut tetap harus mengikuti spesifikasi kendaraan dan faktor keselamatan. Memaksa kendaraan membawa muatan melebihi batas justru dapat mempercepat kerusakan sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan.

11. Rem Harus Pakem

Jangan kompromi dengan sistem pengereman.

Coba rem kendaraan dalam kondisi aman saat melakukan test drive. Perhatikan apakah mobil menarik ke salah satu sisi, pedal terasa terlalu dalam atau muncul suara aneh.

Semakin berat muatan, semakin besar pula tuntutan terhadap sistem pengereman.

Baca Juga:Bukan Cuma Nongkrong! Ini 14 Spot Tunggu Sunset di Jatimulya Tambun Selatan dan Bekasi TimurBikin Nasi Hangat Makin Lahap! Ini 12 Tempat Beli Pepes Tahu di Bekasi Timur dan Jatimulya Tambun Selatan

Karena itu, sistem rem harus dipastikan dalam kondisi baik sebelum mobil digunakan sebagai kendaraan operasional.

12. Cek Ban dan Pelek

Perhatikan kondisi keempat ban, termasuk ban cadangan.

Cek apakah permukaan ban aus tidak merata atau terdapat benjolan dan retakan.

Pelek juga perlu diperiksa, terutama jika kendaraan sebelumnya sering melewati jalan rusak atau membawa muatan berat.

Jangan lupa melihat ukuran dan spesifikasi ban yang digunakan. Ban yang terlihat masih tebal belum tentu kondisinya masih layak jika usia atau kondisinya sudah buruk.

0 Komentar