KBEONLINE.ID SUBANG – Kabupaten Subang tak pernah kehabisan tempat menarik untuk dijelajahi. Di balik wilayah perkotaan dan hamparan perkebunannya, terdapat sejumlah perkampungan di kawasan pegunungan yang menawarkan suasana alam begitu asri. Salah satunya adalah Kampung Neglasari di Desa Darmaga, Kecamatan Cisalak, yang menghadirkan pemandangan bak “negeri di atas awan” pada pagi hari.
Keindahan Kampung Neglasari tersebut turut diperlihatkan melalui tayangan kanal YouTube Subang Turunan Kidul. Perkampungan yang berada di kawasan dataran tinggi itu terlihat dikelilingi perbukitan dan pegunungan. Saat pagi tiba, kabut perlahan turun dan memenuhi lembah di bawah permukiman, menciptakan pemandangan yang membuat rumah-rumah warga seolah berdiri di atas lautan awan.
Suasana seperti inilah yang menjadi salah satu daya tarik Kampung Neglasari. Bukan sekadar tempat dengan panorama pegunungan, kawasan ini juga memperlihatkan kehidupan masyarakat pedesaan yang masih dekat dengan alam. Udara yang sejuk, lingkungan yang hijau, serta aktivitas warga yang berlangsung sederhana membuat perjalanan ke kampung ini terasa seperti meninggalkan hiruk-pikuk perkotaan untuk sementara waktu.
Baca Juga:Saatnya Curi Hati Warga, 20 Calon Kepala Desa di Cikarang Selatan Siap Bertarung Rebutkan 6 KursiTempat Menginap Murah Meriah di Warung Mariuk Subang, Hanya Rp10 Ribu Bisa Menikmati Indahnya Pemandangan Alam
Pemandangan Negeri di Atas Awan Muncul Saat Pagi
Momen paling menarik di Kampung Neglasari dapat ditemui pada pagi hari. Dari kawasan permukiman yang berada di dataran tinggi, pengunjung dapat melihat kabut tebal menyelimuti bagian bawah perbukitan. Jika kondisi cuaca mendukung, kabut tersebut tampak seperti hamparan awan putih yang membentang di antara pegunungan.
Fenomena tersebut biasanya tidak berlangsung sepanjang hari. Kabut tebal yang menjadi daya tarik utama justru muncul dalam waktu yang relatif singkat sebelum perlahan menipis ketika matahari semakin tinggi. Karena itu, siapa pun yang ingin menyaksikan suasana “negeri di atas awan” disarankan datang lebih pagi, sekitar pukul 05.30 WIB, sehingga tidak kehilangan momen ketika kabut masih menutupi lembah dengan pekat.
Keindahan tersebut semakin terasa karena Kampung Neglasari bukan kawasan perkotaan yang dipenuhi bangunan tinggi. Pemandangan yang terlihat justru berupa rumah warga, pepohonan, lahan pertanian, serta perbukitan yang mengelilingi kawasan. Perpaduan antara kabut dan lanskap pedesaan membuat suasananya terasa alami dan jauh dari kesan destinasi wisata yang terlalu ramai.
