Para pasien yang datang ke instalasi gawat darurat (IGD) diketahui mengalami sejumlah keluhan, mulai dari mual, pusing, diare, hingga demam.
“Saat ini kami belum bisa berbicara banyak. Idealnya kalau itu diduga keracunan, itu harus ada sampel makanan yang diambil. Namun, sampel makannya tidak sempat kami ambil karena laporannya sudah berupa pasien yang datang ke IGD dan dirawat,” ujarnya.
Dari hasil anamnesis, makanan MBG tersebut dikonsumsi oleh para siswa pada Rabu (9/9/2026) dan Kamis (10/9/2026). Sementara itu, gejala kesehatan mulai muncul pada Jumat dan para siswa kemudian mendapat perawatan pada Jumat malam. (bbs/brs)
