KARAWANG, KBEonline.id – SMA/SMK di bawah naungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, mengikuti pelatihan Program Paham Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dari Polda Jabar, melalui Polres dan Polresta di wilayah masing-masing.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Gema Muhammad Shidiq, mengatakan, pelatihan Program Paham AI di Wilayah IV yang meliputi Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, dan Kabupaten Subang, dilaksanakan pada Agustus hingga September 2026.
“Total satuan pendidikan yang mengikuti pelatihan dari tiga kabupaten di Wilayah IV yaitu 196 sekolah,” ujar Gema, kepada KBE, Kamis (10/9/2026).
Baca Juga:Sukses Gelar Karawang Urban Culture Vol. 2, Transaksi UMKM Tembus Rp1 MiliarKomisi I DPRD Karawang Dorong Tunjangan Purnabakti Anggota BPD Masuk APBDes
Dijelaskan Gema, Paham AI merupakan program yang diluncurkan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Program ini dirancang untuk mendorong generasi muda khususnya pelajar jenjang SMA/SMK, agar mampu memanfaatkan AI secara bijak dan bertanggung jawab.
“Kehadiran AI ini tidak hanya memberi manfaat, tapi bisa menimbulkan dampak negatif. Kami berharap dengan diberikannya pelatihan Program Paham AI, seluruh siswa di Wilayah IV tidak hanya cakap memanfaatkan AI, tetapi juga bijak dalam menggunakannya sehingga terhindar dari penyalahgunaan dan hal-hal negatif,” harap Gema.
Dihubungi terpisah, Sekretaris MKKS SMA Negeri Kabupaten Karawang, Epul Saepul, menyebutkan, pelatihan Program Paham AI di Kabupaten Karawang diikuti sebanyak 1.917 siswa perwakilan dari SMA/SMK negeri dan swasta.
“Kegiatan digelar di 21 sekolah yang menjadi titik lokasi pelatihan. Selama proses pelatihan, peserta mendapatkan materi mulai dari pemanfaatan AI, etika digital, keamanan siber, dan pencegahan risiko kejahatan berbasis AI,” jelas Epul, yang menjabat Kepala SMAN 5 Karawang (Sekolah Maung).
Lebih lanjut, Epul menyampaikan, sekolah menyambut positif dengan adanya pelatihan Program Paham AI bagi siswa. Menurutnya, pelatihan sangat membantu pihak sekolah dalam meningkatkan pemahaman digitalisasi para siswa.
“Pelatihan ini membekali siswa agar mampu memanfaatkan AI secara bijak, cerdas, aman, dan bertanggung jawab. Sehingga kehadiran AI mampu menjadikan siswa lebih kreatif dan produktif,” kata Epul. (ayi)
