3. Pajak Kendaraan
Pajak kendaraan merupakan pengeluaran tahunan, tetapi sebaiknya dibagi menjadi anggaran bulanan.
Caranya sederhana. Jika pajak dan kewajiban terkait kendaraan misalnya mencapai Rp3,6 juta setahun, sisihkan sekitar Rp300 ribu setiap bulan.
Dengan cara ini, ketika jatuh tempo tiba, keluarga tidak perlu mencari uang dalam jumlah besar secara mendadak.
Baca Juga:Daftar 15 Tempat Sarapan Pagi di Bekasi Timur yang Buka Sejak Subuh, No 14 Bikin Susah Move On!Tak Harus di Hotel! Ini 15 Kedai Kopi Bekasi untuk Meeting Santai Bersama Klien
Besaran PKB juga tidak sama di setiap daerah. Sebagai contoh, Bapenda DKI Jakarta mencantumkan tarif PKB kendaraan pribadi berdasarkan kepemilikan, dengan kendaraan pertama dikenakan tarif 2 persen dari dasar pengenaan PKB.
4. SWDKLLJ
Ada komponen lain yang ikut dibayarkan ketika kewajiban kendaraan bermotor dipenuhi, yakni Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan atau SWDKLLJ.
Untuk mobil, Korlantas Polri mencantumkan SWDKLLJ sekitar Rp143 ribu dalam informasi biaya kendaraan yang diterbitkannya.
Nominal ini memang tidak besar jika dibandingkan harga mobil, tetapi tetap perlu dimasukkan ketika menghitung biaya tahunan kendaraan.
5. Servis Berkala
Mobil tidak bisa hanya diisi BBM lalu digunakan setiap hari.
Oli mesin, filter, rem, ban, aki, cairan kendaraan dan komponen lainnya membutuhkan pemeriksaan maupun penggantian sesuai kondisi dan interval pemakaian.
Toyota Astra memberikan gambaran servis ringan sekitar Rp300 ribu-Rp800 ribu, servis berkala menengah sekitar Rp800 ribu-Rp2 juta, sedangkan servis besar bisa mencapai Rp2 juta-Rp5 juta lebih.
Karena servis tidak selalu dilakukan setiap bulan, biaya tersebut lebih baik dirata-ratakan.
Baca Juga:Rekomendasi 13 Tempat Makan di Setu yang Nggak Perlu Tampilan Mewah, No 12 Diburu PembeliLangsung Kenyang! Ini 10 Tempat Makan di Kota Bekasi dengan Porsi Gak Ngotak yang Wajib Dicoba
Misalnya keluarga menyiapkan Rp400 ribu per bulan untuk servis dan perawatan. Ketika waktunya servis, dana tersebut sudah tersedia.
6. Ban, Aki dan Komponen Habis Pakai
Ini salah satu biaya yang sering dilupakan karena tidak keluar setiap bulan.
Ban memiliki usia pakai, begitu pula aki, kampas rem, wiper, coolant dan beberapa komponen lainnya.
Toyota Astra memperkirakan biaya komponen habis pakai seperti ban, kampas rem, aki dan cairan kendaraan dapat mencapai sekitar Rp2 juta-Rp3 juta per tahun secara rata-rata, tergantung kondisi dan penggunaan.
Artinya, keluarga bisa membuat pos khusus sekitar Rp150 ribu-Rp250 ribu per bulan untuk kebutuhan komponen.
Tidak harus langsung digunakan setiap bulan. Yang penting dananya tersedia ketika waktunya mengganti.
