KARAWANG, KBEONLINE.ID – Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 menjadi momentum bagi Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karawang untuk memperkuat pelayanan transportasi di tengah tingginya mobilitas kendaraan, khususnya di kawasan industri.
Berbagai langkah dilakukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, mulai dari penerapan rekayasa lalu lintas dan penataan jalur khusus hingga evaluasi jam operasional kendaraan angkutan besar.
Kepala Dishub Kabupaten Karawang, Muhana, mengatakan tingginya aktivitas kendaraan, khususnya di kawasan industri, membutuhkan pengaturan lalu lintas yang responsif. Dishub berkolaborasi dengan Satlantas Polresta Karawang untuk mengantisipasi kepadatan pada sejumlah titik rawan kemacetan.
Baca Juga:Lima Balon Muncul di Pilkades Cikampek Timur, Panitia 11 Kejar Kelengkapan Berkas dan Bidik Pemilih BaruTerdampak Kekeringan, Polri-TNI dan BPBD Salurkan Air Bersih untuk Warga Telukjambe Timur
“Karawang merupakan kawasan industri dengan mobilitas kendaraan yang sangat tinggi. Dengan kolaborasi bersama Satlantas Polresta Karawang, kami melaksanakan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan pada jam sibuk,” ujarnya, Kamis (17/9).
Pengaturan lalu lintas dilaksanakan pada periode pagi pukul 06.00 hingga 08.00 WIB dan sore pukul 16.00 hingga 18.00 WIB. Selain penjagaan di lapangan, petugas juga menerapkan rekayasa lalu lintas sesuai kondisi kepadatan untuk mengurai antrean kendaraan.
Menurut Muhana, penanganan lalu lintas di kawasan industri akan terus dikembangkan melalui rekayasa arus kendaraan serta penataan jalur khusus menuju kawasan industri. Upaya tersebut diarahkan untuk menyesuaikan pola pergerakan kendaraan dengan aktivitas industri yang berlangsung setiap hari.
“Untuk mengatasi kemacetan di kawasan-kawasan industri, Dishub Karawang akan melaksanakan rekayasa lalu lintas dan pemberlakuan jalur khusus yang menuju kawasan industri,” katanya.
Ia mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap kemungkinan pengaturan jam operasional kendaraan angkutan barang berukuran besar. Evaluasi tersebut menjadi salah satu opsi yang dapat dikaji untuk mengendalikan kepadatan kendaraan, terutama pada periode lalu lintas padat.
Pada aspek keselamatan, Dishub Karawang terus mendorong pemenuhan perlengkapan jalan, seperti penerangan jalan umum (PJU), marka serta rambu lalu lintas. Ketersediaan fasilitas tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung keselamatan dan kenyamanan masyarakat saat berkendara.
Dishub Karawang juga mengembangkan inovasi pelayanan melalui program SIGAP PAGI dan Satgas Dishub. Program tersebut memperkuat kehadiran petugas dalam pengaturan lalu lintas sekaligus merespons kondisi di lapangan, terutama pada titik-titik dengan tingkat mobilitas kendaraan yang tinggi.
