Rumusan masalah yang terlalu banyak justru dapat membuat pembahasan melebar. Pilih pertanyaan yang benar-benar berkaitan dengan tujuan makalah.
4. Tentukan Tujuan Penulisan
Setelah rumusan masalah selesai, tentukan tujuan penulisan.
Tujuan menjelaskan hal yang ingin dicapai melalui makalah. Jika rumusan masalah menanyakan manfaat teknologi digital bagi siswa, tujuan penulisannya dapat diarahkan untuk mengetahui dan menjelaskan manfaat tersebut.
Dengan begitu, terdapat hubungan antara rumusan masalah dan tujuan. Keduanya juga menjadi dasar untuk menentukan isi pembahasan.
5. Cari Referensi yang Bisa Dipertanggungjawabkan
Jangan menjadikan hasil pencarian Google sebagai satu-satunya sumber makalah.
Baca Juga:12 Tempat Fotokopi di Cikarang yang Buka Sampai Malam, No 11 Jadi Penyelamat Saat Tugas Belum Selesai!15 Cara Menyimpan Cabai agar Tidak Cepat Busuk, Jangan Asal Masukkan ke Kulkas!
Gunakan buku, jurnal ilmiah, prosiding, laporan penelitian, publikasi lembaga resmi atau sumber akademik lain yang relevan. Mahasiswa juga dapat memanfaatkan Google Scholar dan perpustakaan kampus untuk mencari literatur.
Perhatikan pula siapa yang menerbitkan sumber tersebut, kapan diterbitkan, serta apakah informasi di dalamnya memang sesuai dengan topik yang sedang dibahas.
Semakin spesifik topiknya, semakin penting memilih sumber yang benar-benar berkaitan.
6. Buat Kerangka Sebelum Mulai Menulis
Jangan langsung memenuhi halaman kosong dengan paragraf panjang.
Buat kerangka terlebih dahulu untuk menentukan apa yang akan dibahas pada setiap bagian.
Struktur sederhananya dapat dibuat seperti:
BAB I Pendahuluan
– Latar belakang- Rumusan masalah- Tujuan penulisan
BAB II Pembahasan
– Pengertian- Pembahasan masalah pertama- Pembahasan masalah kedua- Pembahasan masalah ketiga
BAB III Penutup
– Kesimpulan- Saran
Kerangka semacam ini membantu menjaga pembahasan tetap berada di jalur yang sudah ditentukan.
7. Tulis Pendahuluan yang Mengarah ke Masalah
Pendahuluan bukan sekadar tempat menumpuk definisi.
Latar belakang sebaiknya menjelaskan konteks persoalan, mengapa topik tersebut penting dibahas, lalu mengarah pada masalah yang akan dikaji.
Setelah itu, rumusan masalah dan tujuan penulisan dapat ditempatkan sesuai format yang digunakan.
Hindari membuat latar belakang terlalu panjang tetapi tidak pernah sampai pada persoalan utama.
8. Kembangkan Pembahasan Berdasarkan Rumusan Masalah
Baca Juga:15 Tempat Servis HP di Cikarang yang Bisa Dicari Warga Saat HP Bermasalah, No 14 Layak Dicoba!Simak! 15 Cara Membersihkan Kamar Mandi agar Tidak Licin dan Bau, Jangan Cuma Disiram Air!
BAB II merupakan bagian utama makalah. Pada bagian inilah teori, data, fakta, pendapat ahli dan hasil kajian digunakan untuk menjawab rumusan masalah.
Setiap subbab sebaiknya mempunyai hubungan dengan pertanyaan yang sudah dibuat di BAB I.
