KBEONLINE.ID – Suara berisik pada motor matic bisa berasal dari CVT, rem, bearing, mesin, hingga kaki-kaki yang mulai bermasalah.
Suara aneh pada motor matic memang tidak selalu berarti kerusakan besar.
Namun, bunyi seperti dengungan, decitan, gemeretak atau suara kasar yang muncul berulang patut diperiksa karena sumbernya bisa berasal dari sejumlah komponen.
Baca Juga:14 Tempat Jahit di Cikarang untuk Seragam Sekolah dan Kerja, Bisa Custom Sesuai KebutuhanDaftar 13 Toko Tempat Beli Elektronik di Setu Kabupaten Bekasi, No 12 Lengkap Punya!
Berikut 13 penyebab motor matic mengeluarkan suara berisik dan cara mengeceknya dikutip dari YouTube Siboen Channel Sabtu, (3/10/2026).
1. Roller CVT aus
Roller yang sudah peyang atau permukaannya tidak rata dapat membuat kerja pulley menjadi tidak mulus.
Biasanya suara disertai getaran ketika motor mulai berakselerasi.
2. V-belt mulai aus
V-belt yang retak, mengeras atau permukaannya sudah tidak baik dapat menimbulkan suara berdecit maupun kasar. Kondisi ini sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama.
3. Kampas ganda kotor
Debu kampas yang menumpuk di area CVT bisa membuat proses cengkeraman tidak halus. Suara biasanya terdengar ketika motor mulai bergerak dari posisi diam.
4. Rumah kopling bermasalah
Permukaan rumah kopling yang kotor, tidak rata atau mengalami perubahan kondisi dapat menghasilkan suara ketika kampas ganda mulai mencengkeram.
5. Pulley mengalami keausan
Pulley yang permukaannya tergores atau tidak bekerja secara stabil dapat menimbulkan suara dan getaran, terutama ketika putaran mesin berubah.
6. Bearing CVT mulai rusak
Bearing yang aus biasanya menghasilkan suara dengungan atau gemeretak. Bunyi dapat berubah mengikuti putaran mesin.
7. Gearbox atau final gear bermasalah
Baca Juga:Daftar 14 Cara Mengecek Kesehatan Baterai HP Android, Nomor 13 Sering Terlewat!Mau Ganti Gadget? Ini 14 Perbedaan RAM dan Memori Internal HP, Jangan Salah Beli!
Dengungan dari bagian belakang motor, terutama ketika deselerasi, dapat mengarah pada masalah di area gearbox atau final gear.
8. Oli gear berkurang atau kondisinya buruk
Pelumasan yang tidak optimal membuat gesekan komponen meningkat. Pemeriksaan volume dan kondisi oli gear perlu dilakukan sesuai jadwal perawatan motor.
9. Kampas rem aus
Jika suara muncul ketika tuas rem ditekan, sumbernya belum tentu CVT. Kampas rem yang menipis dapat menghasilkan bunyi gesekan atau decitan.
10. Cakram atau rem kotor
Debu dan kotoran yang menempel pada sistem pengereman juga bisa menyebabkan bunyi ketika roda berputar atau rem digunakan.
