Daftar 14 Cara Membuat Daftar Pustaka dengan Mudah, Nomor 5 Sering Bikin Salah

Daftar pustaka menjadi bagian penting dalam karya tulis.
Daftar pustaka menjadi bagian penting dalam karya tulis karena mencantumkan sumber yang digunakan penulis.
0 Komentar

5. Bedakan Buku, Jurnal, dan Situs Web

Setiap jenis sumber memiliki informasi yang berbeda.

Buku biasanya membutuhkan nama penulis, tahun, judul, dan penerbit. Artikel jurnal dapat membutuhkan nama jurnal, volume, nomor edisi, halaman, serta DOI. Sementara sumber online dapat membutuhkan nama situs, tanggal publikasi, dan URL.

Karena itu, jangan menggunakan satu format untuk semua jenis sumber.

6. Gunakan Format yang Konsisten

Setelah memilih gaya sitasi, gunakan format tersebut secara konsisten dari awal sampai akhir.

Misalnya menggunakan APA, seluruh daftar pustaka harus mengikuti pola APA. Jangan mencampurkan format APA dengan MLA atau Chicago tanpa alasan.

Konsistensi membuat daftar pustaka terlihat lebih profesional dan mudah dibaca.

7. Susun Berdasarkan Abjad Jika Pedoman Memintanya

Baca Juga:Bikin Nambah Nasi! Ini 12 Tempat Beli Sate Ati Ampela di Tambun SelatanButuh Uang Tengah Malam? Ini 13 Lokasi ATM 24 Jam di Tambun Selatan

Dalam banyak gaya penulisan, daftar referensi disusun berdasarkan nama belakang penulis secara alfabetis.

Namun, aturan setiap gaya sitasi dapat berbeda. Karena itu, periksa pedoman yang berlaku sebelum menentukan urutannya.

8. Perhatikan Penulisan Nama Penulis

Format nama penulis dapat berubah sesuai gaya yang digunakan.

Dalam beberapa format, nama belakang ditulis terlebih dahulu kemudian diikuti inisial nama depan. Jangan mengubah semua nama secara manual tanpa memahami aturan gaya sitasi yang dipakai.

Jika menggunakan aplikasi pengelola referensi, pastikan data nama penulis yang dimasukkan juga sudah benar.

9. Jangan Lupa DOI pada Artikel Jurnal

Jika sebuah artikel jurnal memiliki DOI, informasi tersebut sebaiknya dicatat dan digunakan sesuai aturan gaya sitasi yang diminta.

DOI membantu pembaca menemukan artikel yang dirujuk secara lebih mudah dibandingkan hanya mengandalkan informasi judul.

10. Simpan URL untuk Sumber Online

Untuk sumber dari internet, simpan alamat halaman tempat informasi tersebut diperoleh.

Baca Juga:Motor Sudah Kusam dan Penuh Debu? Ini 13 Tempat Cuci Motor di Setu Kabupaten BekasiButuh Cetak Banner, Undangan atau Stiker? Ini 11 Percetakan di Tambun Selatan yang Bisa Dicoba

Namun, jangan sekadar menyalin URL dari kolom browser tanpa memeriksa apakah halaman tersebut memang merupakan sumber yang digunakan.

Pastikan alamat mengarah ke halaman yang relevan dan masih dapat diakses.

11. Perhatikan Tanggal Publikasi Artikel Online

Artikel internet tidak selalu mencantumkan tahun dengan cara yang sama.

Ada situs yang menampilkan tanggal lengkap, bulan dan tahun, sementara situs lainnya hanya mencantumkan tahun. Gunakan informasi yang tersedia sesuai aturan gaya sitasi.

0 Komentar