Daftar 14 Cara Membuat Daftar Pustaka dengan Mudah, Nomor 5 Sering Bikin Salah

Daftar pustaka menjadi bagian penting dalam karya tulis.
Daftar pustaka menjadi bagian penting dalam karya tulis karena mencantumkan sumber yang digunakan penulis.
0 Komentar

KBEONLINE.ID – Daftar pustaka menjadi salah satu bagian penting dalam karya tulis, baik untuk tugas sekolah, makalah kuliah, skripsi, laporan penelitian maupun artikel ilmiah.

Bagian ini berisi sumber yang digunakan penulis ketika menyusun sebuah tulisan.

Referensinya bisa berasal dari buku, jurnal, artikel situs web, laporan, skripsi, hingga sumber digital lainnya.

Baca Juga:Bikin Nambah Nasi! Ini 12 Tempat Beli Sate Ati Ampela di Tambun SelatanButuh Uang Tengah Malam? Ini 13 Lokasi ATM 24 Jam di Tambun Selatan

Masalahnya, banyak orang masih bingung menentukan urutan nama penulis, tahun terbit, judul, penerbit, DOI, URL, hingga tanggal akses.

Padahal, jika data sumber sudah dikumpulkan sejak awal, membuat daftar pustaka bisa dilakukan dengan lebih mudah.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah gaya sitasi. APA, MLA, dan Chicago memiliki aturan yang berbeda.

Karena itu, penulis sebaiknya mengikuti pedoman yang diminta sekolah, kampus, jurnal, atau penerbit.

Berikut 14 cara membuat daftar pustaka dengan mudah dan rapi dikutip dari laman The Guardian Jumat, (16/10/2026).

1. Kumpulkan Semua Sumber Sejak Awal

Jangan menunggu tulisan selesai baru mencari kembali sumber yang digunakan.

Setiap kali menggunakan buku, jurnal, artikel, atau situs web, segera catat informasi bibliografinya. Cara ini dapat mengurangi risiko ada sumber yang tertinggal ketika daftar pustaka dibuat.

2. Catat Nama Penulis dengan Lengkap

Nama penulis merupakan informasi penting dalam daftar pustaka.

Catat nama sesuai sumber aslinya. Jangan mengandalkan ingatan karena satu sumber bisa memiliki satu penulis, beberapa penulis, editor, atau organisasi sebagai penulis.

Baca Juga:Motor Sudah Kusam dan Penuh Debu? Ini 13 Tempat Cuci Motor di Setu Kabupaten BekasiButuh Cetak Banner, Undangan atau Stiker? Ini 11 Percetakan di Tambun Selatan yang Bisa Dicoba

Perhatikan pula aturan gaya sitasi yang digunakan karena format penulisan nama dapat berbeda.

3. Catat Tahun Terbit

Setelah nama penulis, pastikan tahun publikasi dicatat dengan benar.

Untuk buku, tahun biasanya dapat ditemukan pada halaman hak cipta. Sementara pada jurnal atau artikel internet, tahun publikasi umumnya tercantum di halaman artikel.

Jangan menggunakan tahun ketika Anda mengakses sebuah halaman jika gaya sitasi yang digunakan meminta tahun publikasi.

4. Tulis Judul Sumber Secara Tepat

Judul buku, artikel, jurnal, atau dokumen perlu ditulis sesuai sumber aslinya.

Jangan mengubah judul hanya agar terlihat lebih singkat. Perhatikan juga penggunaan huruf kapital, huruf miring, tanda baca, dan format lainnya sesuai gaya sitasi yang digunakan.

0 Komentar