Mau Lamaran Dilirik HRD? Ini 14 Cara Melamar Kerja Lewat Email yang Benar dan Profesional

Melamar pekerjaan lewat email perlu dilakukan secara profesional.
Melamar pekerjaan lewat email perlu dilakukan secara profesional, mulai dari menulis subjek, isi pesan, melampirkan CV hingga memastikan dokumen terkirim dengan benar kepada HRD.
0 Komentar

Cara ini membuat tujuan email lebih jelas dan membantu perekrut memahami konteks lamaran sejak awal.

5. Gunakan Salam Pembuka yang Sopan

Awali email dengan salam yang profesional.

Jika nama perekrut diketahui, Anda dapat menyebut nama tersebut. Jika tidak mengetahui namanya, gunakan sapaan seperti “Yth. Tim Rekrutmen” atau “Yth. HRD [Nama Perusahaan]”.

Hindari membuka email dengan bahasa terlalu santai seperti ketika mengirim pesan kepada teman.

6. Buat Isi Email Singkat dan Padat

Email lamaran bukan tempat untuk menyalin seluruh isi CV.

Baca Juga:Bikin Nambah Nasi! Ini 12 Tempat Beli Sate Ati Ampela di Tambun SelatanButuh Uang Tengah Malam? Ini 13 Lokasi ATM 24 Jam di Tambun Selatan

Cukup perkenalkan diri secara singkat, sebutkan posisi yang dilamar, pengalaman atau kemampuan yang paling relevan, lalu arahkan perekrut pada dokumen yang dilampirkan.

Pesan yang terlalu panjang justru dapat membuat informasi penting sulit ditemukan.

7. Tunjukkan Alasan Anda Relevan

Jangan hanya menulis “Saya tertarik dengan posisi ini”.

Tambahkan satu atau dua informasi yang menunjukkan alasan Anda cocok dengan pekerjaan tersebut. Misalnya pengalaman kerja, kemampuan teknis, pencapaian atau bidang yang pernah dikerjakan.

Fokus pada hal yang berhubungan langsung dengan posisi yang ditawarkan.

8. Sesuaikan Lamaran dengan Lowongan

Hindari mengirim email yang sama persis ke semua perusahaan.

Baca kembali persyaratan dalam lowongan dan sesuaikan isi email dengan posisi tersebut. Jika perusahaan mencari kemampuan tertentu yang memang Anda miliki, Anda dapat menyinggungnya secara singkat.

Penyesuaian tersebut membuat lamaran terasa lebih relevan.

9. Gunakan CV dalam Format PDF

PDF biasanya menjadi pilihan aman untuk dokumen lamaran karena formatnya relatif konsisten ketika dibuka di perangkat berbeda.

Sebelum mengirim, buka kembali file tersebut untuk memastikan tidak ada halaman yang rusak, tulisan terpotong, atau informasi yang salah.

10. Beri Nama File yang Profesional

Jangan mengirim file dengan nama seperti CVbaru.pdf, CVfix.pdf, atau dokumen1.pdf.

Gunakan nama file yang mudah dikenali, misalnya:

CV_Tekad_Triyanto.pdf

Jika mengirim portofolio, gunakan format serupa:

Portofolio_Tekad_Triyanto.pdf

Baca Juga:Motor Sudah Kusam dan Penuh Debu? Ini 13 Tempat Cuci Motor di Setu Kabupaten BekasiButuh Cetak Banner, Undangan atau Stiker? Ini 11 Percetakan di Tambun Selatan yang Bisa Dicoba

Nama file yang jelas membantu perekrut mengidentifikasi dokumen tanpa harus membukanya terlebih dahulu.

0 Komentar