11. Perhatikan Ukuran Lampiran
Pastikan seluruh dokumen sesuai dengan batas ukuran yang ditentukan perusahaan.
Jika tidak ada ketentuan, hindari mengirim file berukuran sangat besar tanpa alasan. Foto, scan sertifikat, dan portofolio dapat dikompres terlebih dahulu selama kualitas dan keterbacaannya tetap baik.
12. Jangan Lupa Lampirkan Dokumen
Kesalahan klasik dalam melamar lewat email adalah menulis “terlampir CV” tetapi lupa menambahkan file.
Sebelum menekan tombol kirim, periksa kembali semua dokumen yang diminta. Misalnya CV, portofolio, sertifikat, surat lamaran, atau dokumen pendukung lainnya.
Baca Juga:Bikin Nambah Nasi! Ini 12 Tempat Beli Sate Ati Ampela di Tambun SelatanButuh Uang Tengah Malam? Ini 13 Lokasi ATM 24 Jam di Tambun Selatan
Jika lowongan hanya meminta CV, tidak perlu mengirim terlalu banyak dokumen yang tidak diminta.
13. Periksa Email Sebelum Dikirim
Luangkan waktu beberapa menit untuk membaca ulang email.
Periksa nama perusahaan, posisi yang dilamar, nama perekrut jika ada, alamat tujuan, subjek, isi pesan, serta lampiran.
Kesalahan kecil seperti salah menyebut nama perusahaan atau posisi dapat memberikan kesan bahwa lamaran dikirim secara massal tanpa diperhatikan.
14. Lakukan Follow Up dengan Wajar
Jika perusahaan tidak memberikan informasi mengenai waktu pengumuman, pelamar dapat melakukan follow up secara sopan setelah beberapa waktu.
Jangan mengirim pesan berulang kali dalam waktu berdekatan. Satu follow up yang singkat dan profesional sudah cukup untuk menanyakan perkembangan proses rekrutmen.
