KBEONLINE.ID – Memilih oli motor tidak bisa dilakukan hanya dengan melihat merek, harga, atau rekomendasi dari teman.
Setiap sepeda motor memiliki karakter mesin dan sistem kopling berbeda sehingga membutuhkan pelumas dengan spesifikasi yang sesuai.
Kesalahan memilih oli dapat memengaruhi karakter mesin. Karena itu, pemilik kendaraan perlu memahami sejumlah kode pada kemasan oli, terutama SAE, JASO dan API.
Baca Juga:Kamar Sempit Bukan Masalah! 13 Ide Menata Ruangan agar Terasa Lebih Lega dan NyamanButuh Fotokopi Mendadak? Ini 13 Tempat Fotokopi di Setu Kabupaten Bekasi
Ketiganya menjadi bagian penting untuk memastikan pelumas yang digunakan sesuai dengan kebutuhan motor.
Yamaha Indonesia juga menjelaskan bahwa SAE berkaitan dengan tingkat kekentalan oli, sedangkan JASO membantu menunjukkan karakter oli untuk kebutuhan sistem kopling tertentu. Sementara itu, API digunakan sebagai penanda klasifikasi mutu oli mesin bensin.
Berikut 13 cara memilih oli motor sesuai jenis kendaraan agar tidak salah menentukan pelumas dikutip YouTube Masrang Senin, (19/10/2026).
1. Baca Buku Manual Motor
Langkah pertama sekaligus yang paling aman adalah membuka buku manual kendaraan.
Di dalam buku tersebut biasanya terdapat informasi mengenai spesifikasi oli yang direkomendasikan pabrikan, mulai dari tingkat kekentalan atau SAE hingga standar pelumas yang dibutuhkan.
Jangan langsung mengganti spesifikasi hanya karena ada oli dengan angka atau klaim yang dianggap lebih bagus. Rekomendasi pabrikan harus menjadi patokan awal.
2. Perhatikan Kode SAE
Kode SAE menunjukkan tingkat kekentalan oli. Contohnya adalah 10W-30 atau 10W-40.
Baca Juga:Mau Tukar Uang Asing di Cikarang? Ini 12 Money Changer yang Bisa Jadi PilihanJangan Cuma Baca Buku! Ini 12 Cara Belajar Efektif Biar Lebih Siap Hadapi Ujian Sekolah
Pada kode tersebut, angka sebelum huruf W berkaitan dengan karakter kekentalan oli pada temperatur rendah, sedangkan angka setelah W menunjukkan kekentalan pada temperatur kerja.
Semakin besar angka di belakang, semakin tinggi tingkat kekentalannya pada kondisi panas.
Namun, bukan berarti oli dengan angka lebih besar otomatis lebih baik. Kekentalan harus mengikuti spesifikasi yang dibutuhkan mesin.
3. Sesuaikan JASO dengan Jenis Motor
JASO menjadi salah satu kode penting yang harus diperhatikan pemilik motor.
Secara umum, JASO MA atau MA2 digunakan pada motor dengan kopling basah seperti motor bebek dan motor sport manual. Sementara JASO MB banyak digunakan pada motor matic dengan karakter sistem penggerak yang berbeda.
Karena itu, jangan hanya mengatakan sebuah oli cocok untuk “semua motor”. Periksa terlebih dahulu standar JASO yang tercetak pada kemasannya.
