PSIM Yogyakarta Punya Semangat Baru Jelang Hadapi Dewa United

PSIM Yogyakarta
Tanpa Perlu Keluar Yogyakarta, PSIM Patok Target Juara Grup E League Cup 2026/27
0 Komentar

kbeonline.id – PSIM Yogyakarta memiliki modal kepercayaan diri lebih besar menjelang duel melawan Dewa United Banten FC pada pekan kesembilan Super League 2026/27. Kemenangan perdana pada pertandingan sebelumnya dan kehadiran pelatih baru menjadi suntikan motivasi bagi Laskar Mataram untuk menghadapi salah satu penghuni papan atas.

PSIM akan menjamu Dewa United di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (6/11/2026), dengan kickoff pukul 15.30 WIB.

Kedua tim datang dengan posisi klasemen yang berbeda. PSIM menempati peringkat ke-15 dengan koleksi lima poin, sedangkan Dewa United berada di posisi kedua dengan 17 poin, hanya terpaut satu angka dari pemuncak klasemen, Persija Jakarta.

Baca Juga:Luka Menalo Bangga Bawa Persib Ukir Kemenangan Bersejarah di AustraliaHadapi PSIM, Dewa United Bidik Tiga Poin Meski Waktu Pemulihan Terbatas

Meski demikian, PSIM punya alasan untuk percaya diri. Pada pekan kedelapan, mereka berhasil mengalahkan Borneo FC Samarinda dengan skor 2-1 sekaligus mencatatkan kemenangan pertama musim ini.

Kehadiran Risto Vidakovic Jadi Suntikan Motivasi

Selain hasil positif tersebut, PSIM juga menyambut kehadiran Risto Vidakovic sebagai pelatih kepala baru. Risto sudah memimpin sesi latihan, meski kemungkinan belum dapat mendampingi tim dari pinggir lapangan saat menghadapi Dewa United karena kendala administrasi.

Caretaker PSIM, Guntur Cahyo Utomo, mengatakan tim pelatih memanfaatkan waktu persiapan yang singkat untuk memulihkan kondisi pemain sekaligus memperbaiki kekurangan dari pertandingan sebelumnya.

“Kita punya waktu recovery relatif singkat, tapi tetap kita optimalkan. Kita juga sudah menjalani sesi latihan bersama coach Risto, kita benahi yang jadi kekurangan dari laga sebelumnya. Secara teknis besok kita lebih optimal, dan secara fisik pemain sudah mulai pulih,” kata Guntur dalam konferensi pers, Kamis (5/11/2026).

Menurutnya, kehadiran Risto memberikan perspektif baru dan bisa memperkuat kerja kolektif tim.

“Kita diskusikan apa yang kita harapkan, apa yang akan kita kerjakan. Secara kolektif tim ini harusnya bisa lebih kuat, ini jadi nilai plus kita,” ujarnya.

Guntur juga menjelaskan bahwa seluruh anggota tim pelatih bekerja bersama meski waktu persiapan tidak panjang. Ia tetap akan berada di pinggir lapangan saat pertandingan, dengan sejumlah masukan dari Risto sebagai bahan pertimbangan.

PSIM Waspadai Persaingan Ketat

0 Komentar