Makan Beras Mentah Apakah Berbahaya? Simak Informasinya Disini

Makan Beras Mentah Apakah Berbahaya? Simak Informasinya Disini
0 Komentar

Walaupun mungkin ada yang penasaran untuk mencoba beras mentah, sebaiknya dihindari kebiasaan ini karena tidak sehat dan dapat membawa dampak negatif bagi tubuh. Kebiasaan mengonsumsi beras mentah secara berlebihan dapat menyebabkan pica, suatu kondisi kelainan makan, yang mungkin berakar dari kebiasaan masa kecil atau dipicu oleh faktor stres, autisme, malnutrisi, atau kehamilan.

Meskipun ada beberapa orang yang menyukai makan beras mentah karena teksturnya yang keras dan rasanya yang berbeda, sebaiknya dikonsumsi beras yang sudah dimasak menjadi nasi untuk memperoleh manfaat zat gizi yang maksimal dan menghindari risiko makanan mentah.

Meskipun beras mengandung protein, serat, kalsium, kalium, fosfor, magnesium, dan nutrisi penting lainnya, konsumsilah dalam bentuk nasi matang untuk mendapatkan manfaatnya.

Baca Juga:10 Manfaat Kurma Muda Bagi Kesehatan TubuhBelum Banyak Yang Tahu, Ada 4 Perbedaan Kurma Basah dan Kurma Kering

Makan beras mentah dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan, termasuk risiko keracunan makanan karena beras dapat menjadi tempat berkembang biak bakteri berbahaya seperti Bacillus cereus. Keracunan ini dapat menyebabkan gejala seperti mual, muntah, kram perut, atau diare.

Selain itu, beras mentah mengandung senyawa seperti lektin, yang dapat mengganggu pencernaan dan dapat merusak dinding usus, menyebabkan masalah seperti diare dan muntah. Konsumsi beras mentah dalam jumlah besar juga dapat menyebabkan efek samping seperti kelelahan, kerusakan gigi, dan anemia defisiensi besi.

Sebagai alternatif yang lebih aman, disarankan untuk memasak nasi hingga matang sempurna menggunakan magic com atau panci. Pilihan antara nasi merah dan nasi putih juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan gizi dan preferensi pribadi. Meskipun lebih baik dari beras mentah, perlu diperhatikan juga porsi konsumsi nasi, terutama bagi mereka yang memiliki kelebihan berat badan atau menderita penyakit diabetes.

 

0 Komentar