KARAWANG– Jaenal Arifin membantah dirinya mundur dari bursa bakal calon bupati dan wakil bupati Karawang. Sebelumnya Jenal banyak diisukan mengurungkan niatnya maju di Pilkada Karawang 2020 setelah PDIP-salah satu partai tempat dia daftar penjaringan Bacabup– belakangan justru lebih sering menjual nama Yesi Karya ketimbang nama dia. Ditemui KBE di kantornya, Jenal dengan santai menuturkan sampai saat ini dia belum mencabut niatannya maju di Pilkada. Komunikasi politik dengan partai-partai yang sebelumnya ia jajaki komunikasi, tetap berjalan. Hanya saja, ia punmengakui, belakangan agak mengendurkan mempublikasi aktvitas dia yang berurusan dengan niatan pencalonan dia. Sesumbar ia menuturkan, akan kembali geriliya politik setelah lebaran atau hari raya idulfitri selesai. “Saya masih menjalin komunikasi. Mungkih habis lebaran mulai lagi,” kata dia. Pilihan agak mengendurkan terjun ke masyarakat bukan tanpa pertimbangan. Ia mengaku sudah memperhitungkannya matang-matang. Dan menjadi salah satu strategi politik dia. “Dengan PDIP, Gerindra, Poros Juang masih komunikasi. Kalau soal kenapa agak mengendur, ya bagian dari strategi. Urusan nanti akan jadi dan berpasangan dengan siapa, politikan masih cair,” kata dia. Bahkan Jenal yang saat ini masih tercatat sebagai Kader Partai Demokrat alias di struktural partai berada di bawah komando Ketua DPC Demokrat Karawang, Cellica Nurchadianna ini tak menutupi jika di internalnya opsi memasangkan dia dengan Cellica pun sama sekali belum tertutup kemungkinannya. “Masih ada dinamiki, wajarlah, kader memberikan masukan siapa yang harus dan dirasa cocok mendaping teteh (Cellica,red). Bahkan opsi bama birokrat juga masih terbuka. Jadi dikembalikan lagi, belum ada yang pasti,” kata dia. Jenal sendiri diketahui ke belakang mengikuti atau mendaftarkan diri ikut penjaringan bakal calon bupati/wakil bupati di Gerindra, PDIP, serta intens menjalin komunikasi dengan Poros Juang (PAN, PPP, PBB, Hanura). Yang pada kesempatan wawanacara dengan KBE, menegaskan beberapa kali, masih menjalin komunikasi dengan seluruh parpol itu. (mhs)