kbeonline.id – PSBS Biak kembali harus menerima kenyataan pahit usai takluk 0-1 dari Persija Jakarta pada pekan ke-28 BRI Super League 2025-2026.
Pertandingan yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (18/4/2026), memang berakhir tanpa poin bagi tim berjuluk Badai Pasifik. Namun di balik kekalahan tersebut, pelatih Marian Mihail justru melihat adanya perkembangan positif.
Pendekatan Baru: Lebih Bertahan, Lebih Terorganisir
Mihail mengungkapkan bahwa timnya sengaja mengubah pendekatan permainan menjadi lebih defensif dibanding laga-laga sebelumnya.
Baca Juga:Sidibe Bersinar! Bhayangkara Bangkit dan Amankan Tiga Poin PentingHasil Super League: Comeback Berkelas, Borneo FC Curi Tiga Poin dari PSM
Strategi ini diambil setelah PSBS kerap kebobolan banyak gol dalam beberapa pertandingan terakhir.
“Kami mencoba bermain lebih bertahan dan mengandalkan serangan balik. Dari sudut pandang itu, saya rasa berjalan cukup baik,” ujar Mihail.
Pendekatan ini terbukti cukup efektif dalam meredam agresivitas Persija, meski akhirnya tetap belum cukup untuk menghindarkan kekalahan.
Masalah Utama: Lini Depan Kurang Tajam
Meski pertahanan mulai menunjukkan perbaikan, Mihail mengakui bahwa timnya kehilangan daya gedor di lini serang.
Absennya beberapa pemain kunci membuat PSBS kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
“Kami tidak dalam kekuatan penuh di lini depan, jadi kehilangan banyak kekuatan menyerang,” jelasnya.
Ibarat bermain dengan “mesin pincang”, PSBS mampu bertahan cukup baik, tapi kesulitan menyelesaikan serangan menjadi gol.
Laga Ini Jadi Simulasi untuk Partai Krusial
Menariknya, Mihail mengungkap bahwa laga melawan Persija juga dimanfaatkan sebagai bagian dari persiapan untuk pertandingan berikutnya.
Baca Juga:Hasil Super League: Gol Cepat Maxwell Bawa Persija Tumbangkan PSBS BiakReina Siapkan Balas Dendam! Persik Wajib Bangkit Saat Hadapi Persita
PSBS akan menghadapi Persijap Jepara dalam laga yang dinilai sangat menentukan.
“Ini juga bagian dari persiapan kami untuk pertandingan penting berikutnya,” katanya.
Ia optimistis, dengan skuad yang lebih lengkap nanti, timnya bisa tampil lebih kompetitif.
Target Wajib Menang di Pekan Berikutnya
PSBS dijadwalkan bertandang ke Stadion Gelora Bumi Kartini pada Jumat (24/4/2026).
Mihail menegaskan bahwa laga tersebut adalah “harga mati” bagi timnya.
“Kami harus berjuang. Bagi kami, pertandingan itu harus dimenangkan,” tegasnya.
Dengan posisi di dasar klasemen, PSBS memang tidak punya banyak pilihan selain meraih kemenangan.
