Imbauan Tahun Baru Tanpa Kembang Api, Penjualan Pedagang Musiman di Bekasi Merosot

Pedagang Musiman Kembang Api Ujang di Cikarang
Pedagang Musiman Kembang Api Ujang di Cikarang
0 Komentar

‎“Kami mengajak masyarakat untuk mengisi malam pergantian tahun dengan doa, dzikir, dan pengajian, serta kegiatan ibadah lainnya sesuai agama dan kepercayaan masing-masing,” ujar Asep dalam keterangannya.

‎Selain aspek sosial dan keagamaan, Pemkab Bekasi juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Orang tua diminta lebih aktif mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat dalam kegiatan konvoi kendaraan, menyalakan kembang api, maupun membakar petasan yang berpotensi menimbulkan kemacetan, kecelakaan, dan gangguan ketertiban umum.

‎“Kami mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya supaya tidak terlibat dalam kegiatan hura-hura pada malam pergantian tahun,” tegas Asep.

Baca Juga:Predikat Informatif Jadi Kado Akhir Tahun Pemkab BekasiDari Bekasi untuk Sumatera: Ribuan Guru Kumpulkan Rp549 Juta Bantu Korban Bencana

‎Untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, Pemkab Bekasi turut menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah kecamatan hingga desa agar tetap berada di wilayah masing-masing selama malam pergantian tahun. Para camat, kepala desa, dan lurah diminta meningkatkan koordinasi pengamanan serta pemantauan kondisi masyarakat di lingkungannya.

‎“Camat, kepala desa, dan lurah harus tetap berada di tempat masing-masing dan meningkatkan koordinasi pengamanan agar suasana malam Tahun Baru berjalan aman, tertib, dan kondusif,” pungkas Asep. (iky)

0 Komentar