Persebaya Ditahan Dewa United, Tavares Tetap Puji Performa Tim

Persebaya Surabaya
Persebaya Ditahan Dewa United, Tavares Tetap Puji Performa Tim
0 Komentar

kbeonline.id – Tren kemenangan Persebaya Surabaya di BRI Super League 2025-2026 harus terhenti pada pekan ke-19. Bermain di kandang sendiri, Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (1/2/2026) malam, Bajul Ijo hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Dewa United Banten FC. Hasil ini sekaligus mengakhiri catatan empat kemenangan beruntun Persebaya di kompetisi domestik.

Meski gagal meraih tiga poin, pelatih Persebaya Bernardo Tavares tetap memberikan apresiasi terhadap kinerja anak asuhnya serta dukungan penuh dari suporter setia, Bonek.

Persebaya Unggul Lebih Dulu, Dewa United Menyamakan Skor

Persebaya tampil agresif sejak awal laga dan berhasil membuka keunggulan pada menit ke-23. Gol dicetak oleh Francisco Rivera setelah memaksimalkan assist dari Arief Catur Pamungkas. Keunggulan tersebut membuat Persebaya semakin percaya diri dalam mengontrol tempo permainan.

Baca Juga:Hasil Super League: Arema FC Tekuk Persijap Jepara 1-0, Gol Hansamu Jadi PembedaModal Imbang Lawan Bali United, Semen Padang Siap Tantang PSM

Namun, keunggulan Bajul Ijo tidak bertahan lama. Tujuh menit berselang, Dewa United mampu menyamakan kedudukan melalui sepakan keras Kafiatur Rizky pada menit ke-30. Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan menjadi lebih ketat hingga babak pertama berakhir dengan skor imbang 1-1.

Tavares Puas dengan Babak Pertama

Bernardo Tavares menilai performa timnya pada babak pertama sudah sesuai dengan rencana permainan. Menurut pelatih asal Portugal tersebut, Persebaya mampu menekan lawan, bermain cepat, serta melakukan transisi menyerang dan bertahan dengan baik.

“Saya menyukai permainan kami di babak pertama. Kami memiliki peluang-peluang bagus, memindahkan bola dengan cepat dari sisi ke sisi, serta transisi yang berjalan efektif,” ujar Tavares.

Kritik untuk Babak Kedua dan Evaluasi Tim

Memasuki babak kedua, Persebaya sebenarnya memiliki keuntungan jumlah pemain setelah Dewa United kehilangan Nick Kuipers yang diganjar kartu merah pada menit ke-37. Namun, keunggulan tersebut gagal dimaksimalkan.

Tavares menilai Dewa United terlalu sering melakukan delay permainan yang membuat ritme Persebaya menurun. Ia mengakui timnya justru terlalu lama mengalirkan bola, sehingga peluang untuk mencetak gol tambahan tidak maksimal.

“Saya kecewa karena bermain di kandang dengan satu pemain lebih banyak seharusnya kami bisa menang. Tapi ini jadi pelajaran penting untuk kami perbaiki ke depan,” tambahnya.

0 Komentar