Kampung Lorong Buangkok : Kampung Tradisional Terakhir yang Bertahan di Tengah Modernitas Singapura

Kampung Lorong Buangkok Singapura
Kampung Lorong Buangkok Singapura
0 Komentar

Surau tersebut dikenal sebagai salah satu surau bergaya kampung yang masih bertahan di Singapura hingga sekarang, sekaligus menjadi pusat kegiatan ibadah bagi warga sekitar.

Kehidupan Harmonis Beragam Etnis

Mayoritas penduduk kampung ini merupakan masyarakat Melayu, termasuk keturunan suku Bawean. Namun menariknya, pemilik tanah kampung tersebut justru berasal dari etnis Tionghoa.

Hal ini menunjukkan keharmonisan antar etnis yang sudah terjalin sejak lama di kampung tersebut, di mana masyarakat dari berbagai latar belakang hidup berdampingan secara damai.

Baca Juga:Pemkab Bekasi Dukung Rusun Subsidi di CikarangLippo Hibahkan 30 Hektare Dukung Program 3 Juta Rumah

Menyimpan Nuansa Singapura Tempo Dulu

Rumah-rumah di Kampung Lorong Buangkok masih mempertahankan bentuk tradisional dengan struktur kayu dan atap seng, mirip dengan rumah-rumah pada era 1980-an.

Di beberapa sudut kampung, masih terlihat dapur tradisional dengan tiang bambu serta halaman rumah yang luas. Pemandangan seperti ini kini menjadi sangat langka di negara kecil dan modern seperti Singapura.

Keberadaan Kampung Lorong Buangkok pun menjadi semacam “permata tersembunyi” yang menyimpan sejarah dan identitas lama Singapura, di tengah pesatnya pembangunan kota modern.

0 Komentar