Persik Benahi Lini Belakang, Komunikasi Jadi Sorotan

Persik Kediri
Persik Kediri Tanpa Kiko Carneiro, Marcos Reina Siapkan Opsi Pengganti di Laga Kontra Persis Solo
0 Komentar

kbeonline.id – Masalah di lini pertahanan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Persik Kediri menjelang pekan-pekan akhir BRI Super League 2025-2026. Meski berbagai evaluasi telah dilakukan, rapuhnya barisan belakang Macan Putih belum juga menemukan solusi yang benar-benar efektif.

Kini, fokus utama tim adalah memperbaiki komunikasi antar pemain belakang agar tidak kembali kebobolan dengan cara yang sama.

Komunikasi Jadi Akar Masalah

Pelatih Marcos Reina secara tegas menyoroti buruknya koordinasi antara lini belakang dan penjaga gawang sebagai penyebab utama.

Baca Juga:Maxwell Tegaskan Persija Tak Boleh TerlenaTavares Soroti Masalah Lini Belakang Persebaya: Terlalu Mudah Kebobolan

Hingga pekan ke-27, Persik sudah kebobolan 47 gol—menjadikan mereka sebagai salah satu tim dengan pertahanan terburuk di kompetisi, hanya kalah dari PSBS Biak yang mencatatkan jumlah kebobolan lebih tinggi.

“Kami kebobolan gol yang sangat mudah. Seharusnya ini bisa dihindari jika komunikasi berjalan baik,” ujar Reina.

Masalah ini terlihat berulang, mulai dari salah antisipasi bola hingga miskomunikasi dalam menjaga area berbahaya.

Minim Clean Sheet, Alarm Bahaya

Sejak ditangani Marcos Reina, Persik baru mencatatkan satu clean sheet—itu pun saat bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara.

Catatan ini menjadi alarm serius, mengingat stabilitas pertahanan sangat menentukan posisi tim di klasemen.

Dalam lima laga terakhir, performa Persik juga belum meyakinkan. Mereka hanya meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan—hasil yang membuat posisi mereka di papan tengah belum benar-benar aman.

Ancaman Nyata dari Persita

Ujian berikutnya datang dari Persita Tangerang yang akan bertandang ke Stadion Brawijaya. Tim asuhan Carlos Pena dikenal memiliki gaya bermain terbuka dan berani menguasai bola.

Baca Juga:Dari Pilates ke Gol! Cara Unik Ramon Tanque Jaga PerformaRendah Hati! Sidibe Sebut Suksesnya Berkat Kerja Tim

Menurut Reina, Persita bukan tipe tim yang hanya bertahan, melainkan juga aktif membangun serangan.

“Kami akan menghadapi tim dengan kualitas bagus. Mereka bermain terbuka dan mencoba mengontrol permainan,” jelasnya.

Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi lini belakang Persik yang masih inkonsisten.

Ancaman Terseret ke Papan Bawah

Saat ini, Persik masih berada di posisi ke-12 klasemen. Namun jarak poin yang tidak terlalu jauh membuat mereka berpotensi terseret ke zona berbahaya jika gagal meraih hasil maksimal di sisa pertandingan.

0 Komentar