Hanya 28 Persen Sekolah di Karawang yang Raih Peringkat Istimewa pada Uji Coba TKA, Disdik: Persiapan Terbatas

Mulyana Surya Atmaja
Mulyana Surya Atmaja
0 Komentar

KBEonline.id — Hasil uji coba Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SD dan SMP di Kabupaten Karawang menunjukkan bahwa baru 28 persen sekolah yang meraih peringkat istimewa. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengungkapkan, capaian tersebut dipengaruhi oleh keterbatasan waktu pelaksanaan yang cukup mepet.

Kepala Seksi Guru dan Tenaga Kependidikan (Kasi GTK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karawang, Mulyana Surya Atmaja atau akrab disapa Musa, menyampaikan bahwa waktu pelaksanaan uji coba yang terbatas menjadi kendala utama bagi sekolah dalam mempersiapkan siswa secara optimal.

“Karena pelaksanaan uji coba TKA-nya sangat mepet, belum bisa diterapkan secara maksimal. Jadi hasilnya baru 28 persen sekolah yang mendapatkan peringkat istimewa,” ujarnya, Selasa (21/4).

Baca Juga:Indonesia Harus Bertahan, Milad ke-24 PKS, DPD Karawang Tegaskan Komitmen Perkuat Ketahanan NasionalDunia Tidak Pasti Inflasi Membayangi, Bimbang Nyimpan Uang? DANA Tawarkan investas e-SBN yang Mudah dan Aman

Ia menjelaskan, kondisi tersebut membuat pihak sekolah belum sepenuhnya siap, baik dari sisi teknis maupun kesiapan peserta didik dalam menghadapi sistem ujian berbasis digital.

“Waktu yang singkat membuat sekolah belum bisa melaksanakan persiapan secara optimal, sehingga hasilnya belum maksimal,” katanya.

Uji coba TKA ini telah dilaksanakan pada 1–2 April 2026 untuk jenjang SMP dan 6–7 April 2026 untuk jenjang SD. Kegiatan ini tidak hanya menjadi simulasi akademik, tetapi juga untuk menguji kesiapan teknis siswa dalam menggunakan sistem ujian digital.

Secara keseluruhan, jumlah sekolah SMP yang mengikuti uji coba mencapai 215 sekolah dengan total peserta sebanyak 28.484 siswa. Sementara untuk jenjang SD, tercatat 951 sekolah dengan jumlah peserta 39.729 siswa.

Program TKA ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 tentang Tes Kemampuan Akademik, yang akan menggantikan peran nilai Ujian Nasional (NEM) dalam proses penerimaan peserta didik baru.

Untuk pelaksanaan utama TKA, dijadwalkan berlangsung pada 6–16 April 2026 untuk jenjang SMP dan 20–30 April 2026 untuk jenjang SD. Adapun mata pelajaran yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia dan Matematika.

Selain itu, pelaksanaan TKA susulan direncanakan digelar pada 11–19 Mei 2026 bagi peserta yang berhalangan mengikuti ujian utama. Sementara hasil pelaksanaan utama TKA akan diumumkan pada Mei mendatang.

Baca Juga:Dapat Sertifikat dan Uang Saku, Magang Nasional Batch I Segera BerakhirUntuk Dapur MBG, Polisi Tebar Puluhan Ribu Bibit Ikan di Muara Gembong

Musa menegaskan bahwa uji coba ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan menyeluruh sebelum pelaksanaan TKA nasional yang sesungguhnya.

0 Komentar